Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Game "Among Us" dan Kenapa Bisa Populer?

Kompas.com - 19/09/2020, 12:39 WIB
Bill Clinten,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menuduh dan menyamar. Itulah sekiranya aturan permainan di game yang tengah ramai dimainkan saat ini, Among Us.

Game Among Us yang dirilis pengembang Innersloth pada 2018 ini mengajarkan pengguna untuk selalu waspada dengan orang di sekitarnya, bahkan dengan temannya sendiri.

Sebab, di game ini, selain berperan sebagai teman seperjuangan yang memiliki satu visi dan misi, atau istilahnya crewmate, kerabat mereka juga bisa saja menjadi penjahat yang sedang menyamar, alias impostor.

Baca juga: Cerita Pembuat Game Fall Guys, Dapat Inspirasi dari Benteng Takeshi

Among Us belakangan tengah naik daun dan bahkan sempat trending di Twitter, terlepas dari umurnya yang sudah menginjak 2 tahun. Among Us mencatatkan peningkatan unduhan hingga 661 persen atau setara 18,4 juta unduhan per Agustus 2020, dibandingkan bulan sebelumnya.

Di platform mobile sendiri, Among Us telah diunduh sebanyak 86,6 juta kali, naik pada periode Agustus-September.

Baca juga: Cara dan Aturan Main Game Among Us yang Merusak Pertemanan

Penyebabnya bisa jadi karena banyak YouTuber gaming yang memopulerkan game Among Us di kanal mereka masing-masing.

Selain itu, game ini juga terbilang mudah untuk dipelajari karena aturan main yang sederhana tadi, serta kocak untuk dimainkan dengan sejumlah kerabat lantaran harus saling tuduh.

Belum lagi karakternya yang menggemaskan lantaran berbentuk lonjong dan bisa dipadukan dengan beragam warna serta aksesori, seperti topi, skin, dan lain sebagainya. 

Ilustrasi tampilan karakter di Among Us.KOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi tampilan karakter di Among Us.

Hal tersebut mengingatkan kita pada game Fall Guys: Ultimate Knockout, yang belakangan juga sedang ramai dimainkan karena aturan mainnya yang mengocok perut, serta bentuk karakter yang lonjong nan lucu.

Ditambah lagi, pandemi juga bisa bikin pengguna cepat bosan lantaran berdiam diri di rumah, sehingga Among Us bisa menjadi alternatif untuk melepas penat, apalagi jika dimainkan beramai-ramai dengan teman.

Salah satu keunggulan Among Us, yang kemungkinan besar membuatnya semakin populer, adalah ketersediaannya.

Baca juga: Fall Guys Basmi Pemain Curang seperti Cara Fortnite

Sebab, Among Us bisa diunduh secara cuma-cuma di toko aplikasi Google Play Store (Android) dan Apple App Store (iOS), berbeda dengan Fall Guys: Ultimate Knockout yang berbayar dan tidak ada versi mobile-nya.

Meski demikian, pengguna harus merogoh kocek sekitar Rp 40.000 agar bisa memainkan Among Us di PC via Steam. 

Uniknya, Among Us juga sudah mendukung crossplay. Artinya, pengguna Android atau iOS (mobile) bisa bermain bersama dengan pengguna PC (laptop/desktop).

Aturan main

Tiap ronde permainan di Among Us bisa diisi hingga 10 pemain, dengan setting tempat di sebuah pesawat.

Dari 10 orang yang berpartisipasi, barulah sistem bakal memilih secara acak siapa yang akan menjadi crewmate dan siapa akan yang menjadi impostor. Sehingga, peran mereka masing-masing tetap dirahasiakan.

Sistem sendiri mengizinkan jumlah impostor maksimal ada 3, sedangkan sisanya adalah crewmate.

Misi seorang crewmate di Among Us.KOMPAS.com/Bill Clinten Misi seorang crewmate di Among Us.

Nah, masing-masing crewmate memiliki misi untuk memperbaiki dan melindungi pesawat dari segala kerusakan yang diakibatkan sang impostor.

Crewmate juga diwajibkan untuk selalu waspada dan melihat gerak-gerik pemain lain yang bisa saja ternyata seorang impostor. Sebab, impostor memiliki sebuah kemampuan untuk membunuh crewmate dan menendangnya keluar dari permainan.

Agar bisa menang, crewmate harus menetralisasi pesawat dari seluruh impostor. Sementara dari sisi impostor, mereka harus berhasil membunuh dan mengelabui seluruh crewmate yang ada agar bisa menguasai pesawat yang mereka tumpangi.

Misi seorang impostor di Among Us.KOMPAS.com/Bill Clinten Misi seorang impostor di Among Us.

Di titik tertentu, semua pemain yang ada, baik itu crewmate maupun impostor, bisa menggelar sebuah diskusi untuk menuduh seseorang yang dicurigai sebagai impostor dengan cara voting.

Pemain yang mendapatkan jumlah tuduhan terbanyak lantas bakal ditendang dari pesawat, entah itu crewmate atau impostor.

Pada sesi diskusi ini, pemain bisa menggunakan fitur chat untuk meyakinkan pemain lainnya siapa yang bakal ditendang dari pesawat.

Mekanisme voting di Among Us.KOMPAS.com/Bill Clinten Mekanisme voting di Among Us.

Sehingga, kerja sama tim memang benar-benar dibutuhkan agar tidak salah pilih orang, apabila mereka crewmate.

Adapun tugas impostor adalah menyamar serta menipu crewmate dengan segala trik agar mereka tidak dituduh dan ditendang dari pesawat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Software
2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

Software
3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

Gadget
Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Software
TikTok Notes, Inikah Aplikasi 'Pembunuh' Instagram?

TikTok Notes, Inikah Aplikasi "Pembunuh" Instagram?

Software
Fitur AI 'Circle to Search' Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Fitur AI "Circle to Search" Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Software
Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Gadget
Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

e-Business
7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

Software
HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

Gadget
7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

Software
4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

e-Business
Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Hardware
Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com