Fitur Baru Zoom Bisa Dipakai untuk Dapatkan Uang

Kompas.com - 15/10/2020, 17:02 WIB
Aplikasi Zoom forbes.comAplikasi Zoom

KOMPAS.com - Penyedia layanan video conference, Zoom merilis dua fitur baru, yang semakin mempermudah penggunanya untuk berbisnis dan menjangkau partisipan lebih banyak.

Fitur pertama yang diperkenalkan yaitu OnZoom. Fitur ini semacam platform untuk menyajikan tayangan atau acara virtual yang dikategorikan berdasarkan tema tertentu, seperti memasak, olahraga, talk show, dan lainnya.

OnZoom bisa diartikan sebagai wadah untuk pengguna apabila mereka ingin mengadakan acara virtual dengan topik tertentu yang nantinya dapat disaksikan langsung oleh partisipan.

Penyelenggara juga dapat memasang tarif bagi partisipan yang ingin bergabung dan menyaksikan acara tersebut.

Baca juga: Zoom Versi PC Punya Filter Wajah Lucu, Begini Cara Pakainya

Tak ketinggalan, Zoom turut menyediakan tools khusus untuk penjualan tiket, penjadwalan acara, dan promosi yang berlaku.

Namun perlu dicatat, fitur OnZoom hanya tersedia bagi pengguna Premium, alias pelanggan berbayar. Adapun kuota partisipan yang boleh ikut jumlahnya dibatasi maksimal 1.000 peserta.

Pembayaran tiket acara bisa dilakukan melalui PayPal atau sejumlah opsi kartu kredit yang disediakan. Tiket acara yang sudah dibeli juga dapat dijadikan sebagai hadiah untuk partisipan lainnya.

Saat ini, fitur OnZoom baru menjangkau pengguna di wilayah Amerika Serikat (AS). Ke depannya, Zoom berencana akan memperluas fitur ini secara global pada 2021 mendatang.

Fitur kedua yang dirilis Zoom adalah Zapps, yang memungkinkan pengguna mengakses aplikasi pihak ketiga saat rapat berlangsung.

Baca juga: Begini Cara WhatsApp Cari Duit dari Layanan Business

Fitur Zapps dikatakan Zoom dapat mempermudah pengguna ketika ingin mencari, menyiapkan, dan menampilkan dokumen atau aplikasi lain untuk dijadikan bahan presentasi rapat.

"Zapps membantu memunculkan semua aplikasi atau hal lain yang Anda butuhkan serta membuat arus informasi antar tim lebih cepat sebelum, selama, dan setelah rapat berlangsung," tulis Zoom seperti dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (15/10/2020).

Lewat fitur Zapps, pengguna bisa mengakses aplikasi pihak ketiga dan membuka dokumen yang tersimpan di Dropbox tanpa perlu repot berpindah ke halaman lain.

Baca juga: Biaya Berlangganan Zoom di Indonesia Naik Mulai 1 Oktober

Zoom mengatakan bahwa saat ini, lebih dari 35 perusahaan juga tengah mengembangkan fitur serupa untuk Zoom, di antaranya adalah Asana, Atlassian, Box, Cameo, Chorus, Coda, Coursera, Docket, Dot Collector, Dropbox, Gong, Hubspot, Kahoot, Kaltura, LoomieLive, LucidSpark, Miro, Mural, PagerDuty , Pitch, Remix Labs, Rev, Salesforce, ServiceNow, Slack, Slido, Superhuman, SurveyMonkey, Thrive Global, Unsplash, Woven, Wrike, WW, dan Zendesk.



Sumber The Verge
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X