Mesin CEIR Penuh, Pasar Smartphone di Indonesia Diprediksi Turun

Kompas.com - 16/10/2020, 12:31 WIB
Reklame promosi dari aneka merek ponsel dan gawai memadati ruang atrium di pusat perbelanjaan ITC Roxy Mas, Jakarta. KOMPAS.com/ WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWIReklame promosi dari aneka merek ponsel dan gawai memadati ruang atrium di pusat perbelanjaan ITC Roxy Mas, Jakarta.

"Sampai pemerintah menemukan solusi yang permanen, (masalah) ini ke depannya akan terus menerus seperti ini," imbuh Risky.

Baca juga: Mesin CEIR Penuh, iPhone 12 Diprediksi Masuk Indonesia 2021

Mesin CEIR hampir penuh

Seperti diberitakan sebelumnya, mesin CEIR yang memiliki total kapasitas 1,2 data nomor IMEI dikabarkan sudah terisi 95 persen.

Mesin itu bertugas untuk memverifikasi data dari mesin Equipment Identity Registration (EIR) yang ada di sisi operator seluler, untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap ponsel ilegal atau black market (BM).

Masalah itu membuat input data IMEI ke mesin CEIR tersendat. Bahkan, beberapa pengguna ponsel resmi melaporkan perangkatnya tidak bisa menerima sinyal.

Seperti yang dialami pengguna Asus ROG Phone 3, di mana mereka mengaku tidak mendapatkan sinyal ketika menggunakan slot kedua (SIM 2).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penuhnya mesin CEIR juga membuat produksi ponsel vendor lokal Evercross dan Mito tersendat.

Bahkan kabarnya ada pabrikan ponsel lokal yang terpaksa merumahkan karyawannya karena ada kendala produksi.

Baca juga: Vendor Ponsel Kurangi Produksi dan Rumahkan Karyawan, Imbas CEIR Penuh

Kominfo membersihkan data

Untuk mengatasai masalah ini, Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ismail, mengatakan pemerintah akan membersihkan data nomor IMEI yang sudah tidak terpakai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X