Siap-siap Microsoft Office Bakal "Lemot" di Laptop MacBook Baru

Kompas.com - 16/11/2020, 09:41 WIB
MacBook Pro - M1 2020 Apple InsiderMacBook Pro - M1 2020

KOMPAS.com - Beragam aplikasi produktivitas besutan Microsoft, yang terangkum di dalam Office 2019 dan Microsoft 365, memang sudah bisa dijalankan di perangkat komputer Mac anyar, yang menggunakan prosesor arsitektur Apple Silicon (Apple M1).

Namun, aplikasi-aplikasi Microsoft Office itu bakal berjalan lebih lambat alias lemot, dibandingkan saat dijalankan di perangkat Mac lama, yang masih menggunakan prosesor buatan Intel.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Microsoft dalam sebuah blog resmi.

"Proses menjalankan aplikasi Office akan memakan waktu yang lebih lama ketika dibuka untuk pertama kalinya," ujar pihak Microsoft, dikutip KompasTekno dari Microsoft.com, Senin (15/11/2020).

Baca juga: Mengenal Apple M1, Chip ARM Pengganti Intel di MacBook Terbaru

Meski demikian, kondisi "lemot" ini hanya akan dialami pada saat pengguna komputer Mac dengan chip Apple M1 menjalankan Microsoft 365 atau Office 2019 untuk pertama kalinya.

Artinya, ketika aplikasi yang sama dibuka untuk kedua kalinya dan seterusnya, maka aplikasi tersebut akan dimuat dalam waktu yang lebih singkat.

"Setelah itu (proses translation), aplikasi akan bisa dijalankan dengan waktu yang lebih cepat," pungkas pihak Microsoft.

Hal ini menurut Microsoft disebabkan karena sistem perlu menghasilkan beragam kode, agar aplikasi tersebut bisa berjalan di prosesor Apple Silicon dengan optimal.

Proses yang lebih lama ini terbilang wajar. Sebab, beragam aplikasi yang tadinya berjalan di perangkat Mac berbasis Intel (prosesor berarsitektur x86), mesti melalui penyesuaian (translation) terlebih dahulu, agar bisa berjalan normal di perangkat berchipset Apple M1.

Baca juga: Seberapa Kuat Chip Apple M1 di MacBook Air Terbaru?

Proses translation in sendiri mengandalkan sebuah software sistem yang bernama Rosetta 2. Sehingga, wajar saja apabila aneka aplikasi, seperti deretan program Office tadi, bakal dimuat lebih lama dari pada biasanya.

Adapun proses translation aplikasi disebut memakan waktu hingga kurang lebih 20 detik dan diklaim tidak akan mengubah, atau menghilangkan aneka fitur aplikasi Office yang sebelumnya tersedia.



Sumber Microsoft
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X