Menyoal Akuisisi WhatsApp dan Instagram oleh Facebook pada 2014

Kompas.com - 23/11/2020, 16:06 WIB
Ilustrasi aplikasi Facebook, WhatsApp, Instagram, Messenger ARUN SANKAR / AFPIlustrasi aplikasi Facebook, WhatsApp, Instagram, Messenger

KOMPAS.com - Akuisisi Facebook terhadap Instagram dan WhatsApp menjadi beberapa akuisisi yang cukup besar di industri teknologi pada tahun 2014.

Namun, akuisisi yang sudah dilakukan beberapa tahun silam itu memunculkan dugaan monopoli Facebook.Inc di industri media sosial. (Baca juga: Facebook Beli WhatsApp Rp 223 Triliun)

Sekelompok jaksa agung yang diketuai oleh Jak Agung New York, Letitia James, sedang menyiapkan pengajuan dakwaan antipakat (anti-trust) terhadap Facebook yang akan didaftarkan pada awal Desember mendatang.

Akuisisi Facebook terhadap Instagram dan WhatsApp disebut dituding menciptakan kondisi anti-persaingan. Sehingga masyarakat tidak punya banyak pilihan media sosial lain, selain yang berada di bawah naungan Facebook Inc.

Jaksa Agung dan Komisi Perdagangan Federal juga memeriksa apakah dengan diakuisisinya WhatsApp dan Instagram oleh Facebook justru membuat layanan lebih buruk dengan perlindungan privasi lebih rendah daripada jika dua platform itu tetap berdiri secara independen.

Diketahui, dalam kelompok Jaksa Agung tersebut ada sekitar 47 anggota yang tergabung. Mereka mulai melakukan investigasi atas dugaan monopoli Facebook sejak bulan September lalu.

Dihimpun KompasTekno dari Cnet, Senin (23/11/2020), Komisi Perdagangan Federal mengatakan sedang memasuki fase akhir penyelidikan dugaan monopoli oleh Facebook.

Penyelidikan ini terpisah dari investigasi negara bagian dan merupakan salah satu bagian dari investigasi kasus antipakat yang lebih luas di industri teknologi AS.

Dari hasil penyelidikan tersebut, tuntutan bisa diajukan pada akhir tahun ini. Sementara itu, Facebook telah mengeluarkan pernyataan secara publik bahwa akuisisi WhatsApp dan Instagram tidak melanggar aturan kompetisi.

Baca juga: Pendiri WhatsApp: Lamaran Kerja Saya Ditolak Facebook

Dirangkum dari Forbes, pada sesi dengar pendapat, CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan bahwa akuisisi kedua platform tersebut justru membuat mereka kian sukses berkat investasi dari Facebook.

Dalam sebuah e-mail internal dari Zuckerberg, terungkap bahwa sang bos besar memang sempat mengkhawatirkan Instagram yang dinilainya bisa menjadi ancaman sebelum diakuisisi.

"Instagram bisa sangat merugikan kita tanpa menjadi bisnis yang besar," tulis Zuckerberg pada tahun 2012.

Banyak yang berpendapat bahwa surat tersebut menjadi bukti bahwa akuisisi Instagram oleh Facebook merupakan strategi untuk mencegah persaingan.

Baca juga: WhatsApp Dibeli demi Ambisi 10 Tahun Facebook

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Software
Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

e-Business
Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Software
Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.