Kompas.com - 26/01/2021, 08:07 WIB

Menurut BankMyCell, iPhone, Nokia, dan LG adalah tiga merek yang penurunan harga jual kembalinya paling lambat dibandingkan beberapa merek lainnya.

Sebut saja Samsung, hanya dalam waktu sembilan bulan, harga Samsung Galaxy S20 bekas di pasaran turun mulai dari 34,78 persen setelah pembelian. Sementara harga iPhone 11 bekas turun mulai dari 12,84 persen selama satu tahun pertama.

Terlepas dari hal itu, para vendor sekelas Apple dan Samsung memang selalu menaikkan harga ponselnya setiap kali merilis seri ponsel baru.

Keduanya pun seolah menciptakan kelas konsumen anyar untuk pasar mereka, yakni high-end. Kelas ini menjadi mesin profit sendiri bagi vendor.

Baca juga: Cara Membedakan iPhone Palsu, Refurbished, dan Rekondisi

Jika diamati, ponsel high-end dalam setahun terakhir banyak yang menawarkan kapasitas RAM dan ROM yang besar. Hal tersebut ternyata berpengaruh pada permintaan storage dan memicu kenaikan harga.

Selain memori, smartphone high-end juga bersaing dalam keunggulan kamera. Beberapa vendor kini semakin gencar menawarkan ponsel dengan spesifikasi mumpuni di sektor fotografi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber GizChina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.