BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Oppo

Dari Virtual Reality hingga Mobil Pintar, Berikut Implementasi Keren dari Teknologi 5G

Kompas.com - 01/02/2021, 19:47 WIB
Ilustrasi implementasi teknologi 5G dok. Shutterstock/Mr.SuchatIlustrasi implementasi teknologi 5G

KOMPAS.com – Era teknologi 5G semakin di depan mata. Kehadiran jaringan seluler generasi kelima itu diharapkan mampu mengubah cara hidup dan bekerja masyarakat.

Hal itu dapat terjadi karena teknologi 5G disebut memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan jaringan 4G yang telah digunakan saat ini. Berbagai sumber mengatakan, jaringan 5G mampu mentransmisikan data 10-100 kali lebih cepat dibandingkan teknologi 4G.

Artinya, semua aktivitas yang membutuhkan jaringan internet bisa berjalan lebih cepat tanpa hambatan.

Selain itu, diberitakan CNN.com, Jumat (6/3/2020), teknologi 5G juga mampu menyediakan konektivitas yang lebih luas berkat bandwidth berkapasitas besar sehingga mampu menghubungkan lebih banyak perangkat secara real time.

Lebih jauh, teknologi 5G ternyata juga bisa diimplementasikan di berbagai bidang. Bahkan, pengaplikasian teknologi 5G bisa mentransformasi beberapa teknologi yang sudah ada menjadi lebih canggih.

Kompas.com telah merangkum beberapa contoh implementasi jaringan 5G di berbagai bidang. Berikut ulasannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Operasi jarak jauh

Pada 2019, seorang dokter asal China membuat gempar dunia kedokteran. Untuk pertama kalinya, dokter yang tinggal di Kota Sanya itu melakukan operasi otak bagi pasien parkinson dari jarak 1.900 mil atau lebih dari 3.000 kilometer (km).

Dokter tersebut menggunakan instrumen bedah yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga operasi dapat dilakukan walaupun lewat jarak jauh selama tiga jam.

Diberitakan ChinaDaily.com.cn, Senin (18/3/2019), operasi itu bisa terlaksana dengan baik berkat teknologi 5G. Jaringan 5G diklaim bisa menghilangkan masalah jeda pada video dan terjadinya penundaan kendali jarak jauh selama operasi berlangsung.

Hal tersebut dapat terjadi karena jaringan 5G memiliki latensi rendah. Jaringan 5G dapat mengurangi jeda hingga 2 milidetik antara perangkat yang digunakan dokter dan perangkat di ruang operasi.

Internet of things (IoT)

Internet of things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan beberapa perangkat saling terhubung, berbagi data, dan dapat diakses dari jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet. Teknologi IoT sendiri sudah banyak dikembangkan dan diaplikasikan di beberapa sektor selama beberapa tahun terakhir.

Dengan kehadiran teknologi 5G, teknologi wireless yang selama ini diusung IoT akan semakin berkembang. Laporan berjudul Internet of Things in the 5G Era yang dirilis GSMA November 2019 menjelaskan, 5G akan memberikan berbagai manfaat untuk IoT yang tidak tersedia di jaringan 4G.

Teknologi 5G memungkinkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan aman. Keunggulan itu dapat memberikan kemajuan cukup besar pada ekosistem IoT. Pasalnya, jaringan 5G dapat menghubungkan miliaran perangkat dengan trade-off (pertukaran) yang tepat antara kecepatan, latensi, dan biaya.

Kombinasi antara 5G dan IoT itu dapat menciptakan berbagai kemajuan teknologi, seperti jaringan energi pintar dan meningkatkan kemampuan automasi mesin-mesin pabrik.

Teknologi 5G membuat semua aktivitas berponsel menjadi lebih cepat. Dok. Oppo Indonesia Teknologi 5G membuat semua aktivitas berponsel menjadi lebih cepat.

Virtual reality dan Augmented reality

Teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) merupakan dua teknologi yang memungkinkan manusia berinteraksi dengan dunia virtual.

Kedua teknologi ini sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, teknologi AR digunakan untuk efek dan filter unik pada kamera smartphone. Sementara, teknologi VR digunakan pada game online.

Dengan kehadiran teknologi 5G, berbagai peningkatan dan transformasi teknologi VR dan AR akan terjadi. Bahkan, teknologi 5G bisa membuat aplikasi dan game berbasis VR serta AR semakin menarik. Selain itu, bobot perangkat VR bisa dibuat semakin ringan.

Teknologi AR, misalnya. Teknologi 5G dapat membuat aplikasi AR lebih efisien dari segi energi, lebih murah, dan tampilan yang lebih nyata. Kemudian untuk teknologi VR, jaringan 5G yang cepat memungkinkan streaming di dunia virtual dengan resolusi yang sangat tinggi, minim jeda, responsif, dan konsisten.

Mobil otonom

Teknologi mobil tanpa pengemudi (otonom) masih menjadi perbincangan menarik di dunia otomotif. Berbagai produsen kendaraan dunia pun tengah berlomba untuk mengembangkan konsep kendaraan canggih ini.

Untuk mewujudkan mobil otonom itu, salah satu fondasi yang dibutuhkan adalah jaringan internet yang cepat dan andal. Karena itu, jaringan 5G bisa dipastikan menjadi salah satu bagian utama dalam pengembangannya.

Untuk diketahui, mobil otonom menggunakan ratusan sensor agar bisa melaju secara “mandiri” dan cepat. Namun, sensor-sensor itu menghasilkan data yang sangat banyak dan belum bisa ditangani oleh jaringan internet standar.

Maka dari itu, koneksi internet cepat dan stabil yang ditawarkan teknologi 5G akan dibutuhkan agar mobil otonom bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Itulah empat contoh implementasi canggih dari teknologi 5G. Selain diimplementasikan ke empat teknologi di atas, teknologi 5G juga bisa diaplikasikan ke berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, drone, sistem peringatan bencana alam, hingga pendidikan.

Bahkan, kecanggihan teknologi 5G juga bisa dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya, dengan menggunakan ponsel yang mendukung jaringan 5G. Salah satu produsen smartphone yang telah memiliki produk dengan inovasi jaringan 5G adalah Oppo.

Sebelum menghadirkan inovasi teknologi 5G di smartphone-nya, Oppo harus melalui perjalanan panjang. Oppo telah mengupayakan jaringan 5G sejak 2018 lewat serangkaian uji coba kemampuan jaringan 5G dengan melakukan panggilan video tiga dimensi (3D).

Lalu, sejak Februari 2019, Oppo secara resmi memulai proyek awal 5G dengan menggandeng beberapa perusahaan teknologi komunikasi, seperti Swisscom, Ericsson, Qualcomm Technologies, dan Telstra.

Pada Mei 2019, Oppo pernah meluncurkan ponsel komersial dengan jaringan 5G perdananya. Namun, ponsel itu hanya dijual di kawasan Eropa. Baru-baru ini, produsen ponsel pintar asal China itu meluncurkan smartphone 5G, yakni Oppo Reno5 5G.

Oppo Reno5 5G telah mendukung jaringan 5G Oppo Indonesia Oppo Reno5 5G telah mendukung jaringan 5G

Ponsel pintar terbaru dari Oppo itu dibekali dengan chipset Snapdragon 765G 5G dengan system-on-chip (SoC). Chipset ini juga dibekali dengan modem 5G terintegrasi serta teknologi kecerdasan buatan. Berkat kemampuan itu, Oppo Reno5 5G dapat memiliki performa yang powerful, tapi dengan konsumsi daya yang lebih rendah dan efisien.

Meskipun lebih hemat daya, Oppo tetap menyediakan fitur pengisian daya cepat 65W SuperVOOC 2.0 pada Oppo Reno5 5G. Hanya dengan pengisian daya selama 5 menit, ponsel sudah bisa digunakan selama 4 jam ke depan. Sementara itu, pengisian daya hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu selama 35 menit.

Dari segi visual, Oppo Reno5 5G dilengkapi layar AMOLED dengan refresh rate 90 Hz. Teknologi layar ini mampu menghasilkan tampilan yang halus dan responsif setiap saat.

Kecanggihan Oppo Reno5 5G semakin lengkap dengan teknologi kamera berbasis artificial intelligence (AI) yang siap menunjang segala kreativitas penggunanya. Ada tiga fitur perekaman video yang menjadi unggulan.

Pertama, fitur AI Highlight Video. Dengan dukungan Full Dimension Fusion (FDF) Portrait Video System, AI Highlight Video menjadi fitur pertama di industri yang secara otomatis mendeteksi cahaya sekitar dan meningkatkan kualitas video dengan menerapkan algoritma Ultra Night Video dan Live HDR.

Pada kondisi lingkungan gelap, algoritma Ultra Night Video akan otomatis bekerja untuk mencerahkan lingkungan sekitar. Sementara itu, pada kondisi backlight, algoritma Live HDR akan aktif untuk mengurangi area yang terlalu terang.

Kedua, Portrait Beautification Video yang mampu mendeteksi 194 titik fitur wajah. Fitur ini memberikan optimalisasi wajah yang disesuaikan secara spesifik berdasarkan masing-masing individu. Pada fitur ini juga terdapat 8 opsi yang dapat disesuaikan untuk menyempurnakan detail wajah.

Kemudian, Dual-view Video. Fitur ini memungkinkan perekaman video menggunakan kamera depan dan kamera belakang secara bersamaan. Perekaman ganda dengan perspektif berbeda ini akan menyatukan pengguna dan obyek yang direkam dalam satu bingkai video yang sama. Fitur yang satu ini cocok digunakan untuk para vlogger dan kreator konten.

Tampilan Oppo Reno5 5G.Dok. Oppo Indonesia Tampilan Oppo Reno5 5G.

Bagi yang tertarik merasakan keunggulan-keunggulan Oppo Reno5 5G , Anda bisa mengikuti preorder pada 25 Januari hingga 4 Februari 2021. Ponsel dibanderol dengan harga Rp 6.999.000.

Untuk setiap preorder, Anda berkesempatan mendapatkan 3-in-1 gift box senilai Rp 1 juta, selama persediaan masih ada. Untuk informasi lebih lengkap tentang Oppo Reno5 5G, silakan kunjungi website dan media sosial Oppo Indonesia.

Untuk diketahui, jaringan 5G pada Oppo Reno5 5G dapat dinikmati jika penyedia layanan seluler (operator) yang digunakan dan lokasi sudah mendukung jaringan tersebut.

Jaringan 5G bergantung pada operator di masing-masing wilayah. Untuk menghormati hukum yang berlaku di wilayah Indonesia, Oppo mengunci jaringan 5G sementara waktu hingga ditetapkannya izin penggunaan jaringan 5G oleh pemerintah.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.