Kompas.com - 05/02/2021, 10:03 WIB
Penulis Bill Clinten
|

Salah satunya adalah twit pada 1 Mei 2020 lalu, di mana Musk berpendapat bahwa harga saham Tesla "terlalu tinggi".

Hal ini disebut memicu para investor mundur dan membuat harga saham TSLA turun ke angka 140 dolar AS per lembar pada perdagangan 1 Mei 2020. Di perdagangan hari sebelumnya, harganya tercatat di angka 156 dolar AS per lembar.

Penurunan harga saham ini juga membuat valuasi Tesla berkurang 14 miliar dolar AS, serta nilai saham yang dimiliki Musk berkurang 3 miliar dolar AS, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNBC, Jumat (5/2/2021).

Di samping itu, Musk juga digempur oleh para warganet yang merugi, seperti akun @TradeLikeElvis yang mengaku rugi hingga 10.000 dolar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.