Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manuver Huawei, ZTE, dan Xiaomi Melawan Blacklist AS

Kompas.com - 05/02/2021, 20:00 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sudah menjadi rahasia umum. Kedua negara ini kerap memberlakukan kebijakan tertentu untuk saling "menyerang" satu sama lain.

Di bawah pemerintahan Donald Trump, sejumlah perusahaan raksasa asal China pun tak luput dari "serangan" AS.

Seperti Huawei dan ZTE yang dimasukkan Trump ke dalam daftar hitam entity list. Alhasil, keduanya dilarang tidak bisa menjual produknya serta mendapatkan komponen dari perusahaan asal AS.

Menjelang lengser, Trump juga sempat memasukkan Xiaomi ke dalam daftar hitam investor AS. Daftar hitam ini berbeda dengan entity list yang menjerat Huawei dan ZTE.

Xiaomi masih bisa mendapatkan pasokan komponen dari vendor AS namun pabrikan China ini dilarang ikut serta dalam kegiatan bursa saham AS.

Setelah Trump lengser dan digantikan dengan Jeo Biden, pertanyaan tentang nasib perusahaan-perusahan China yang diblokir Trump ikut mengemuka.

Namun, pemerintahan Biden agaknya masih sependapat dengan pendahulunya. Untuk itu, Pemerintah AS bersikukuh akan melindungi perusahaan telekomunikasi AS agar tidak menggunakan komponen atau peralatan dari "vendor tidak tepercaya" tersebut.

“Peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh vendor yang tidak tepercaya, termasuk Huawei, merupakan ancaman bagi keamanan AS dan sekutu kami,” kata Jen Psaki, juru bicara Gedung Putih.

Kendati demikian, ketiganya tidak pasrah begitu saja menerima pemblokiran dari AS. Lantas upaya apa yang tengah dilakukan ketiganya?

Bentuk konsorsium chip

Pemblokiran AS ini memang membuat kalang kabut lantaran mereka tidak bisa lagi membeli pasokan komponen smartphone dari vendor-vendor AS, termasuk chip.

Kendati demikian, pada November 2020 lalu, pemerintah AS telah mengizinkan perusahaan semikonduktor AS, Qualcomm, untuk memasok chip ke Huawei. Namun, Chip tersebut hanya terbatas untuk teknologi 4G saja.

Baca juga: Pendiri Huawei Ungkap Rahasia Perusahaan Bertahan dari Tekanan AS

Sanksi pemblokiran AS untuk Huawei dan ZTE ini ternyata juga menyingkap rentannya sektor semikonduktor dalam negeri China.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmo China, Jumat (5/2/2021), sektor semikonduktor dikabarkan menjadi salah satu kelemahan dalam rantai manufaktur elektronik China.

Bahkan, para vendor smartphone China harus beralih ke perusahaan semikonduktor Taiwan untuk mendapatkan pasokan chip guna melengkapi perangkat-perangkat mereka.

Untuk itu, Huawei dan ZTE diketahui baru bergabung dalam konsorsium baru untuk mempromosikan pembuatan chip dalam negeri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Puluhan Karyawan Bank Dipecat Karena Pura-pura Kerja Pakai 'Keyboard Palsu'

Puluhan Karyawan Bank Dipecat Karena Pura-pura Kerja Pakai "Keyboard Palsu"

Internet
WhatsApp Siapkan Fitur Transfer Chat Pakai QR Code, Lebih Gampang

WhatsApp Siapkan Fitur Transfer Chat Pakai QR Code, Lebih Gampang

Software
Badan Siber RI Ungkap Penyebab Gangguan Pusat Data Nasional

Badan Siber RI Ungkap Penyebab Gangguan Pusat Data Nasional

Internet
2 Cara Membuat Tulisan Kosong di WhatsApp dengan Mudah, Tanpa Aplikasi

2 Cara Membuat Tulisan Kosong di WhatsApp dengan Mudah, Tanpa Aplikasi

Software
Akun X Twitter Ditangguhkan? Begini Cara Mengatasinya

Akun X Twitter Ditangguhkan? Begini Cara Mengatasinya

Software
Meski Punya Valuasi Tertinggi, Nvidia Ternyata Masih Kurang Dikenal

Meski Punya Valuasi Tertinggi, Nvidia Ternyata Masih Kurang Dikenal

e-Business
Cara Buat Tulisan Bergerak Mengikuti Objek di CapCut

Cara Buat Tulisan Bergerak Mengikuti Objek di CapCut

Software
Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy M15 5G dan Harganya di Indonesia

Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy M15 5G dan Harganya di Indonesia

Gadget
Kenapa Link di Bio Instagram Tidak Bisa Diklik? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa Link di Bio Instagram Tidak Bisa Diklik? Begini Cara Mengatasinya

Software
'PHP' Apple ke Indonesia, Sudah Bertemu Jokowi Malah Buka Apple Store Duluan di Malaysia

"PHP" Apple ke Indonesia, Sudah Bertemu Jokowi Malah Buka Apple Store Duluan di Malaysia

e-Business
Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy M15 5G Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy M15 5G Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

Gadget
Kementerian Kominfo Minta Akses Internet ke Kamboja dan Filipina Diputus untuk Berantas Judi Online

Kementerian Kominfo Minta Akses Internet ke Kamboja dan Filipina Diputus untuk Berantas Judi Online

Internet
5 Cara agar WhatsApp Tidak Terlihat Online dengan Mudah dan Praktis

5 Cara agar WhatsApp Tidak Terlihat Online dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Trik Mudah Kirim Foto Anti-pecah di WhatsApp, Begini Caranya

Trik Mudah Kirim Foto Anti-pecah di WhatsApp, Begini Caranya

Software
Ulefone Armor 27T Pro Dirilis, HP Tangguh Baterai 10.000 mAh dan Tahan Suhu Ekstrem

Ulefone Armor 27T Pro Dirilis, HP Tangguh Baterai 10.000 mAh dan Tahan Suhu Ekstrem

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com