Apple Dituntut Ganti Rugi gara-gara iPhone Meledak

Kompas.com - 07/03/2021, 16:05 WIB
Penampakan iPhone X milik Robert De Rose setelah meledak. news.com.auPenampakan iPhone X milik Robert De Rose setelah meledak.

KOMPAS.com - Apple kembali tersandung masalah hukum. Kali ini, perusahaan tersebut mendapat dua gugatan hukum sekaligus di Pengadilan Australia.

Musababnya, dua perangkat Apple yakni iPhone X dan Apple Watch Nike+ Seri 3 dilaporkan meledak dan kepanasan (overheated) sehingga menyebabkan luka bakar pada pengguna yang memakainya.

Gugatan hukum ini diajukan oleh dua korban melalui bantuan firma hukum Carbone Lawyers. Kedua korban, Robert De Rose dan David Borg, menuntut Apple untuk membayar uang ganti rugi atas peristiwa yang dialami mereka.

Tony Carbone, pengelola firma hukum Carbone Lawyers, mengungkapkan klien pertamanya yang bernama Robert De Rose harus menderita luka bakar tingkat dua setelah iPhone X miliknya meledak di saku celananya pada April 2019 lalu.

Menurut Carbone, ketika itu, iPhone X tersebut tiba-tiba meledak padahal sedang tidak digunakan oleh kliennya.

Baca juga: Apple Dituntut Rp 120 Miliar gara-gara Bikin Baterai iPhone Bermasalah

“Klien mendengar suara letupan dan suara mendesis, kemudian ia merasakan sensasi terbakar di kakinya. Ketika dia mengeluarkan ponsel dari sakunya, dia melihat asap hitam keluar dari ponselnya,” kata Carbone.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat peristiwa ini, De Rose, harus menjalani perawatan selama lebih dari enam minggu. Sekarang luka bakar tersebut meninggalkan bekas hingga sepanjang 25 cm.

"Dia (De Rose) ingin memastikan insiden semacam ini tidak terjadi lagi," lanjut Carbone.

De Rose sendiri mengklaim, ia sudah menghubungi Apple berkali-kali terkait masalah ini, namun, Apple tidak pernah memberikan tanggapan.

Sedangkan David Borg, klien kedua Carbone, harus menderita luka bakar pada pergelangan tangan kirinya setelah Apple Watch Nike+ seri 3 yang ia gunakan kepanasan (overheated).

Dalam gugatannya, De Rose dan Borg mengatakan produk iPhone X dan Apple Watch Nike+ Seri 3 itu "cacat keamanan" menurut Hukum Konsumen Australia.

Baca juga: 5 Besar Vendor Smartphone Global, Apple Teratas Berkat iPhone 12

Carbone mengatakan, kedua kliennya menuntut kompensasi biaya perawatan medis dan kerugian pendapatan lainnya karena cedera yang disebabkan oleh perangkat buatan Apple tersebut.

"Kita berbicara tentang perusahaan bernilai miliaran dollar. Perangkat ini juga telah diuji. Siapa pun yang memiliki ponsel atau jam tangan pintar tidak akan pernah menyangka hal ini terjadi," kata Carbone.

Apple mengaku telah mengetahui gugatan hukum yang ditujukan kepadanya dan sedang menyelidiki klaim tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari News.com.au, Minggu  (7/3/2021).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.