Apa Itu NFT, Aset Kripto yang Tengah Naik Daun

Kompas.com - Diperbarui 09/12/2021, 07:27 WIB
Penulis Bill Clinten
|

Berbagai karya yang dijadikan NFT sendiri, misalnya gambar atau video, biasanya bisa disimpan dan dilihat oleh banyak orang.

Namun, hanya ada satu orang yang memiliki versi aslinya yang dilengkapi dengan sertifikat kepemilikan digital yang tersimpan di dalam blockchain.

NFT sendiri digunakan pertama kali pada sebuah game blockchain bernama CryptoKitties pada Oktober 2017 lalu. Dalam game tersebut, pengguna bisa mengadopsi atau memelihara seekor kucing virtual.

Layaknya memiliki binatang peliharaan di dunia fisik, seekor kucing digital bakal memiliki identitas (token) unik untuk menunjukkan bahwa kucing tersebut dimiliki sepenuhnya oleh seorang pengguna.

Tidak memiliki nilai tukar

Karena satu NFT memiliki keunikan tersendiri dan dijual dengan harga yang berbeda, nilai sebuah aset NFT tidak bisa disamakan atau ditukarkan dengan aset NFT dan aset kripto lainnya.

Aset semacam ini biasa disebut non-fungible (tidak bisa ditukarkan), berbeda dengan aset lainnya, seperti mata uang dollar AS, Ethereum, atau Bitcoin yang bersifat fungible.

Misalnya begini, apabila sebuah mobil A dihargai Rp 500 juta, maka harga mobil tersebut bakal setara dengan 34.700 dolar AS (1 dolar AS = Rp 14.300) atau 18,34 Ethereum (1 Ethereum = Rp 27 juta).

Sementara itu, nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 500 juta tidak bisa disamakan dengan sebuah mobil dengan harga yang sama, uang senilai 34.700 dolar AS atau koin sebanyak 18,34 Ethereum tadi.

Dengan kata lain, bisa disimpulkan bahwa NFT merupakan aset digital yang bisa dimiliki secara eksklusif oleh seseorang dengan nilai yang bervariasi tergantung orang yang menjualnya.

Baca juga: Apa Itu Dogecoin, Mata Uang Kripto Lelucon yang Dipromosikan Elon Musk

Inilah yang membuat sebuah aset NFT biasanya dilego atau berpindah kepemilikan melalui mekanisme lelang di berbagai platform online, seperti NiftyGateway, Valuables, Foundation, Christie's, dan lain sebagainya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.