Apple Punya Tim Khusus Berantas Produk Palsu di Medsos

Kompas.com - 22/03/2021, 09:29 WIB

Biasanya, proses pembayaran yang digunakan untuk jual-beli produk palsu Apple ini menggunakan kartu kredit atau metode transfer bank.

Baca juga: Apple Dituntut Ganti Rugi gara-gara iPhone Meledak

Menurut laporan Ghost Data, bisnis jual-beli aksesori Apple palsu yang menggaet pelanggan utama di wilayah Eropa dan Amerika Serikat ini, telah menjadi industri bernilai jutaan dollar AS.

Dengan adanya studi ini, Stroppa dan Ghost Data berupaya untuk mengungkap kesulitan atau keenganan Instagram untuk mengatasi pedagang-pedangan barang "KW" yang sudah ada lama.

"Selain itu juga menyoroti banyak bahaya bisnis ilegal semacam itu bagi Apple dan konsumen,” kata para peneliti, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg, Senin (22/3/2021).

Platform disebut bersalah

Terkait peredaran produk imitasi Apple ini, dalam laporannya, Ghost Data mengklaim Facebook selaku platform perusahaan induk Instagram bersalah karena gagal melindungi penggunanya di seluruh dunia secara memadai.

Facebook sendiri melalui seorang juru bicara mengungkapkan bahwa menjual dan membeli produk palsu. Facebook mengklaim pihaknya telah memiliki program global untuk pemberitahuan dan penghapusan konten terkait produk palsu di platformnya.

“Meskipun selalu ada lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, kami sekarang secara teratur menanggapi laporan konten palsu dalam satu hari, dan seringkali dalam hitungan jam,” kata juru bicara Facebook.

Baca juga: Cara Membedakan iPhone Palsu, Refurbished, dan Rekondisi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.