Kompas.com - 03/04/2021, 08:02 WIB

Terlepas dari pertentangan internal, pendapatan dari perangkat futuristik ini akan semakin memperkuat lini bisnis di luar bisnis utama Microsoft sebagai pengembang software.

Kesepakan ini juga memperkuat citra Microsoft sebagai perusahaan pemasok teknologi untuk bidang pertahanan. Sebelumnya, pada 2019, Microsoft mengalahkan Amazon untuk memenangkan tender penyediaan layanan cloud ke Departemen Pertahanan AS.

Setelah pengumuman kerja sama ini, nilai saham Microsoft melonjak1,7 persen ke 235,77 dollar AS (sekitar Rp 3,4 juta per lembar) pada penutupan sesi perdagangan Rabu (31/3/2021), sebagaimana KompasTekno rangkum dari CNBC, Sabtu (3/4/2021).

Fungsi Hololens untuk militer

Handset HoloLens edisi standar yang harganya 3.500 dollar AS (sekitar Rp 51 juta), memungkinkan pengguna melihat obyek dalam wujud hologram. Sebagaimana teknologi AR yang umum dijumpai, obyek seakan benar-benar hadir di lingkungan sekitar pengguna.

Mereka bisa berinteraksi dengan gerakan tangan dan suara. Pada purwarupa IVAS, handset memungkinkan untuk menampilkan peta dan kompas, serta pencitraan termal untuk mengindentifikasi manusia di area gelap melalui suhu tubuh.

Sistem tersebut juga akan menampilkan kegunaan senjata militer.

Baca juga: Microsoft Luncurkan HoloLens 2 dan Azura Kinect

"Handset IVAS yang berbasis Hololens dan AR dari komputasi awan Microsoft Azure, memberikan sebuah platform yang akan membuat tentara lebih aman dan membuat kerja mereka lebih efektif," jelas Alex Kipman, teknisi di Microsoft yang memperkenalkan Hololens tahun 2015 lalu.

Dalam sebuah tulisan di blog, Kipman menjelaskan bahwa program di dalam handset tersebut memungkinkan tentara untuk meningkatkan kesadaran situasional, berbagi informasi, dan mengambil keputusan di berbagai skenario.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.