Apple Bikin Kantor Baru demi Kecerdasan Buatan dan Machine Learning

Kompas.com - 28/04/2021, 19:05 WIB
Logo Apple GizmochinaLogo Apple

KOMPAS.com - Apple mengumumkan akan membuka kantor baru di wilayah North Carolina, Amerika Serikat untuk memperluas operasionalnya di beberapa negara bagian AS. Nantinya, kantor ini akan mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan.

Pembangunan kantor baru Apple diperkirakan akan menelan biaya sebesar 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14,5 triliun (kurs Rp 14.500).

Kantor ini nantinya akan fokus pada pengembangan machine learning, artificial intelligence, software engineering, dan bidang teknologi lainnya. Kantor baru ini akan menambah daftar kantor Apple selain kampus yang berada di Austin, Texas yang diumumkan tahun 2019 lalu.

Selain itu, bangunan tersebut nantinya akan menjadi engineering hub di kawasan North Carolina yang dikenal sebagai Segitiga Riset.

Disebut demikian karena kawasan tersebut dikelilingi tiga kampus riset besar, yakni North Carolina State University, Duke University, dan University of North Carolina di Chapel Hill. Ketiga kampus itu berlokasi di Kota Raleigh, Durham, dan Chapel Hill.

Baca juga: Apple Rilis iOS 14.5, Ada Fitur Anti Pelacakan Facebook hingga Emoji Baru

Komite Investasi Ekonomi wilayah North Carolina juga telah menyetujui hibah pengembangan pekerjaan yang bisa memberikan penggantian pajak kepada Apple sebesar 845,8 juta dollar AS (sekitar Rp 12,2 triliun) selama 39 tahun apabila Apple bisa mencapai target pertumbuhan dan pekerjaan.

Pejabat setempat mengatakan proyek ini diharapkan bisa mendatangkan pendapatan baru untuk negara hingga 1,97 miliar (sekitar Rp 28,5 triliun) selama periode hibah.

Selain hibah, Apple juga akan memberikan bantuan dana sebesar 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,4 triliun) untuk mendukung sekolah di daerah Raleigh dan Durham yang berada di dekat kawasan tersebut.

Apple juga akan menyumbang 110 juta dollar AS (sekitar Rp 1,6 triliun) untuk membangun infrastruktur seperti internet broadband, jembatan, jalan, dan sekolah negeri di 80 kabupaten di North Carolina.

"Sebagai orang asli North Carolina, saya bangga Apple memperluas dan menciptakan peluang kerja baru dalam jangka panjang di komunitas di mana saya dibesarkan," kata Chief Operating Officer Apple, Jeff Williams.

"Kami bangga bahwa investasi baru ini juga akan mendukung proyek pendidikan dan infrastruktur penting di seluruh negara bagian," imbuh Williams, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Reuters, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Riset Ungkap Perbandingan Reputasi Samsung dan Apple di Mata Publik

Di sisi lain, Apple juga mengumumkan akan semakin banyak merekrut pegawai di wilayah lain di AS. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California ini menargetkan bisa menambah 20.000 pekerjaan di tahun 2026.

Apple berencana merekrut 5.000 orang di San Diego dan 3.000 orang di Culver City di Los Angeles. Dengan segala renana tersebut, Apple menaikan anggaran belanja untuk AS sebesar 430 miliar dollar AS (sekitar Rp 6.229 triliun) pada tahun 2026.

Angka tersebut naik dari lima tahun lalu, sebesar 350 miliar dollar AS. Target tersebut mencakup pusat data Apple di AS, belanja modal (capital expenditure), dan belanja untuk membuat konten televisi orisinil di 20 negara.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X