Wisata Luar Angkasa Gratis lewat Google Chrome, Begini Caranya

Kompas.com - 16/05/2021, 14:17 WIB
Tampilan laman eksperimen Google Chrome yang menampilkan 100.000 bintang. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoTampilan laman eksperimen Google Chrome yang menampilkan 100.000 bintang.

KOMPAS.com - Perusahaan roket milik miliarder Jeff Bezos, Blue Origin, tengah bersiap membawa enam turis untuk berwisata ke luar angkasa, pada Juli mendatang.

Menurut kabar yang beredar, para turis perlu membayar Rp 2,8 triliun sebagai ongkos dari perjalanan wisata luar angkasa itu. Dengan biaya yang tinggi, sudah dipastikan tidak semua orang bisa menikmati wisata luar angkasa itu.

Namun, ada cara lain yang bisa dilakukan bila kalian ingin menjelajahi ruang angkasa secara mudah dan pastinya gratis, yakni dengan mengunjungi laman eksperimental di Google Chrome bernama "100.000 Stars".

Melalui laman tersebut, Google akan mengajak pengguna menjelajahi tata surya dan melihat 100.000 bintang yang jaraknya dekat dengan matahari. Google memvisualisasikan dan mendokumentasikan nama-nama 100.000 bintang tersebut.

Baca juga: Google Chrome Kini Tampilkan Subtitle Video secara Real Time

Untuk bisa menjelajahi tata surya dan melihat 100.000 bintang di galaksi, pengguna cukup masuk ke halaman stars.chromeexperiments.com atau melalui tautan berikut.

Setelah itu, pengguna hanya perlu mengklik ikon play atau opsi "take a tour" di pojok kiri atas halaman, untuk mulai menjelajahi tata surya dan melihat 100.000 bintang yang telah berhasil didokumentasikan oleh Google.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengguna akan dibawa mendekati pusat tata surya, yaitu matahari. Kemudian, pengguna akan perlahan diperlihatkan empat planet yang paling dekat dengan matahari.

Lalu Google akan membawa kita semakin jauh dari matahari dan menampakkan beberapa bintang yang paling dekat dengan tata surya, di antaranya ada bintang bernama Altair, Kruger 60, Bernard's Star, Sirius, Proxima Centauri, dan sebagainya.

Saat nama bintang Sirius diklik, pengguna akan disajikan informasi singkat lengkap dengan visualisasi dari bintang tersebut.  KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Saat nama bintang Sirius diklik, pengguna akan disajikan informasi singkat lengkap dengan visualisasi dari bintang tersebut.
Bila sudah selesai, pengguna bisa dengan mudah mengeksplorasi lebih jauh soal tata surya dan bintang-bintang yang ada. Caranya cukup dengan melakukan zoom-in dan zoom-out menggunakan mouse atau trackpad.

Baca juga: Google Dituding Diam-diam Lacak Pengguna lewat Mode Incognito Chrome

Misalnya, dengan melakukan zoom-in, pengguna bisa melihat nama-nama bintang dengan jelas. Lalu nama bintang itu juga bisa diklik dan akan menampilkan visual dan informasi singkat dari bintang tersebut.

Foto dan data yang ditampilkan dalam laman eksperimen ini diambil dari berbagai sumber, termasuk dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan Badan Antariksa Eropa (ESA).

Chrome Experiment ini memanfaatkan dukungan Google Chrome untuk WebGL, CSS3D, dan Web Audio.

Musik latarnya diciptakan oleh SamHulick, komposer video game petualangan luar angkasa Mass Effect, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Open Culture, Minggu (16/5/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X