Google Didenda Rp 3,8 Triliun oleh Pemerintah Perancis gara-gara Iklan

Kompas.com - 08/06/2021, 18:21 WIB
Ilustrasi Google. Getty ImagesIlustrasi Google.

KOMPAS.com - Google dijatuhi denda sebesar 220 juta euro atau setara dengan Rp 3,8 triliun oleh pengawas persaingan usaha di Perancis (French Competition Authority, FCA), awal pekan ini.

Sanksi denda itu dijatuhkan karena Google dinilai telah menyalahi regulasi persaingan usaha yang berkaitan dengan iklan online di Eropa

Laporan agensi iklan Interactive Advertising Bureau (IAB) yang dipublikasi April lalu mengungkapkan, Google menjadi salah satu pemain besar yang mendominasi pasar iklan online selama pandemi ini.

Baca juga: Sembunyikan Aktivitas Anda di Google dengan Password, Begini Caranya

Dalam menjalankan bisnis iklan online , Google memiliki server iklan sendiri bernama DFP. Lalu, Google juga punya platform pengelolaan iklan bernama Google Ad Manager.

Berdasarkan keterangan di laman resminya, Google Ad Manager mendukung beberapa jaringan atau bursa iklan, termasuk AdSense dan AdX milik Google sendiri, serta jaringan iklan pihak ketiga dan bursa iklan pihak ketiga lainnya.

Nah, menurut hasil investigasi FCA, server iklan Google ini (DFP) ternyata memberikan perlakuan istimewa pada pengguna layanan AdX untuk menjual "impression" dan ruang iklan mereka ke pengiklan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhasil, perlakuan istimewa tersbut dinilai merugikan para pesaing Google di industri iklan online ini, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNBC, Selasa (8/6/2021).

Presiden Otoritas Persaingan Usaha Perancis Isabelle de Silva mengatakan, praktik yang dilakukan oleh Google merupakan masalah serius, terutama bila melihat persaingan pasar iklan digital yang tengah berkembang.

Baca juga: Google Dianggap Persulit Pengguna Android Matikan Setting Lokasi

"Dengan praktik tersebut, Google tidak hanya dapat mempertahankan posisi dominasinya di industri iklan online, tetapi juga bisa meningkatkannya," lanjut de Silva.

Karena hal itulah, kata de Silva, Otoritas Persaingan Usaha Perancis menjatuhi denda kepada Google. Dengan harapan, Google bisa berlaku lebih fair ke depannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X