Kompas.com - 12/09/2021, 08:50 WIB

Mereka menjadi truther yang tidak percaya dengan keterangan resmi pemerintah AS soal 9/11 dan membuat penjelasan sendiri dengan teori konspirasi tak berdasar. 

Keberadaan serial Loose Change melahirkan perlawanan dari pihak lainnya, utamanya yang tak setuju dengan klaim-klaim yang ada di dalam serial ini.

Pihak-pihak yang tak setuju dengan serial Loose Change ini bahkan membuat blog khusus untuk membantah klaim tak masuk akal di serial dokumenter tersebut.

Baca juga: 5 Teori Konsiprasi Serangan 9/11 beserta Bantahannya

Blog tersebut memiliki URL loosechangeguide.com. Tercatat setidaknya ada 81 kesalahan fatal dan 345 tuduhan yang tak berdasar alias tidak didukung dengan bukti kuat, telah dimasukkan dalam serial Loose Change.

Menariknya, blog ini membahas setiap scene atau adegan di dalam serial Loose Change yang terindikasi memuat kesalahan dan klaim tak mendasar. Penjelasan atau bantahan untuk masing-masingnya kemudian ditambahkan.

Disinformasi viral lewat internet

Sejauh ini, Loose Change yang memiliki enam edisi itu diklaim sudah ditonton oleh lebih dari 100 juta orang sehingga menjadi salah satu dokumenter independen yang paling populer sepanjang masa. Kepopuleran edisi pertama Loose Change ini juga tak lepas dari internet.

Meski media sosial belum menjamur seperti sekarang, dulu, fans serial ini sudah bisa mengunggah video Loose Change ke situs berbagi video seperti Google Video, pesaing YouTube yang sekarang sudah ditutup.

Di sana, video Loose Change yang berisi teori konspirasi itu tersedia gratis secara online sehingga dilihat jutaan kali. Loose Change pun diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Dihimpun KompasTekno dari New York Times, Minggu (12/9/2021), tautan menuju video Loose Change antara lain beredar luas melalui e-mail, dari satu orang ke orang lain dan seterusnya.

Dengan popularitas yang didulang Loose Change, Jonathan Kay, seorang jurnalis Kanada yang menulis buku tentang para truther, berpendapat bahwa serial ini berhasil mengubah teori konspirasi dari hobi pasif menjadi aktivitas sosial.

Padahal, karena didasari teori-teori konspirasi yang sudah dibantah, Loose Change  bisa dikategorikan sebagai sebuah disinformasi.

Baca juga: 3 Cara Mengenali Kabar Hoaks di Internet

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.