Kompas.com - 23/09/2021, 15:41 WIB
CEO Apple, Tim Cook businessinsider.comCEO Apple, Tim Cook

KOMPAS.com - Bocoran soal kehadiran smartphone terbaru memang tak pernah ada habisnya beredar di ruang maya. Tidak terkecuali untuk produk Apple.

Seperti lini iPhone 13 yang diperkenalkan beberapa waktu lalu. Jauh-jauh hari sebelum peluncuran resmi, beragam bocoran sudah beredar dan banyak yang tepat.

Tidak diketahui dari mana bocoran tersebut berasal. Namun, besar kemungkinan informasi atau bocoran yang beredar berasal dari internal Apple sendiri.

Hal ini membuat CEO Apple, Tim Cook, bereaksi. Dalam sebuah memointernal yang juga bocor kepada publik, ia mengatakan bahwa para pembocor ini tidak pantas berada di Apple.

Mengutip situs The Verge, Cook mengungkapkan bahwa perusahaan tidak memberikan toleransi terhadap pengungkapan informasi rahasa, baik itu detail hasil rapat atau pun intellectual property dari suatu produk (merek, desain, dsb).

Baca juga: Apple Penjarakan 12 Karyawan Pembocor Informasi

"Kita tahu bahwa para pembocor informasi ini terdiri dari sejumlah kecil oknum. Kami juga tahu bahwa orang yang membocorkan informasi rahasia tidak berhak berada di sini (Apple)," tulis Cook.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam memo tersebut, Cook juga menegaskan bahwa dirinya dan Apple akan berusaha keras untuk mencari dan menindak oknum yang membocorkan informasi internal Apple, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (23/9/2021).

Memo Tim Cook untuk karyawan Apple selengkapnya dapat dibaca melaui tautan berikut.

Tindakan tegas Apple

Apple memang tidak main-main dalam menghadapi para pembocor informasi dan sudah lama memburu pembocor informasi yang ada di dalam perusahaannya.

Misalnya, pada 2017, ada 12 karyawan Apple yang ditangkap pihak berwajib, lantaran mengumbar informasi rahasia perusahaan ke publik dan media.

Informasi rahasia tersebut termasuk rincian produk-produk Apple yang tengah dikembangkan dan belum dirilis (purwarupa), serta beberapa memo internal petinggi perusahaan pada karyawan.

Kabar penangkapan 12 orang pembocor informasi ini terungkap dari catatan internal perusahaan yang juga malah dibocorkan ke publik.

Keduabelas orang ini di antaranya adalah karyawan Apple, kontraktor, dan beberapa mitra dalam rantai pasokan Apple.

Dalam memo tersebut disebutkan bahwa tindakan tegas ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk melacak serta membatasi informasi apa saja yang dibagikan karyawan ke publik. Pasalnya, kebocoran informasi ini sangat memengaruhi pendapatan perusahaan.

Tak hanya itu, pada Juli lalu, perusahaan yang bermarkas di Cuptertino, Amerika Serikat ini disebut memberlakukan kebijakan untuk mengantisipasi kebocoran informasi produk baru miliknya.

Sebuah laporan terbaru menyebut bahwa Apple mewajibkan sejumlah karyawannya untuk memasang perangkat kamera di tubuhnya.

Baca juga: Apple Disebut Wajibkan Karyawan Pasang Kamera di Badan

Konon, hal tersebut merupakan salah satu upaya Apple untuk mengurangi kebocoran informasi dan menjaga kerahasiaan produknya.

Informasi tersebut diungkap oleh YouTuber yang kerap memberi bocoran produk Apple dengan akurat, Jon Prosser.

Wujud kamera Axon Body 2 yang terpasang di tubuh anggota kepolisiantechcrunch.com Wujud kamera Axon Body 2 yang terpasang di tubuh anggota kepolisian
Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube-nya (Front Page Tech), Jon mengatakan bahwa sejumlah karyawan Apple memang diharuskan untuk memakai kamera tubuh seperti Axon Body 2, yang umumnya digunakan oleh anggota polisi.

Persyaratan tersebut diduga hanya berlaku untuk tim produk Apple, terutama bagi karyawan yang memiliki akses lebih dan bertanggung jawab atas beberapa perangkat Apple yang belum dirilis ke publik.

Seperti diketahui, salah satu kunci kesuksesan Apple dalam memasarkan berbagai produknya yaitu menjaga kerahasiaan produk, baik yang akan diluncurkan maupun yang masih dalam bentuk prototipe.

Dalam industri teknologi, bocornya informasi rahasia soal produk yang belum resmi diumumkan, tentu saja dapat dimanfaatkan oleh perusahaan kompetitor untuk menyiapkan produk serupa dan menjadi pesaing pasar.

Baca juga: Inikah Alasan Apple Tak Mau Hilangkan Poni di iPhone 13?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.