Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Facebook Dikabarkan Bakal Ganti Nama

Kompas.com - 20/10/2021, 15:29 WIB
Bill Clinten,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

Sumber The Verge

KOMPAS.com - Raksasa jejaring sosial Facebook dikabarkan bakal mengganti nama (rebrand) perusahaannya yang sudah dipakai sejak pertama didirikan pada 2014.

Alasannya, menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, adalah untuk merefleksikan fokus baru Facebook untuk membangun "metaverse".

Sumber tersebut mengatakan CEO Facebook Mark Zuckerberg berencana mengumumkan penggantian nama ini pada ajang konferensi tahunan Facebook Connect pada 28 Oktober mendatang.

Pergantian nama Facebook bisa jadi dilakukan lewat restrukturisasi perusahaan Facebook, serupa dengan yang dilakukan Google pada 2015.

Baca juga: Facebook Bohong soal Jumlah Konten Hate Speech yang Dihapus?

Jika benar, Facebook akan menjadi salah satu layanan di bawah sebuah perusahaan induk yang membawahkan beberapa layanan lain yang selama ini tergabung dengan Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Oculus. Mirip seperti Google berada di bawah Alphabet.

Dengan melakukan rebrand, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Rabu (20/10/2021), Zuckerberg juga bisa memisahkan proyek-proyek masa depannya-seperti metaverse tadi-dengan jejaring sosial Facebook yang belakangan banyak mendapat sorotan.

Metaverse, impian baru Facebook

Metaverse sendiri didefinisikan oleh Facebook sebagai "dunia online yang ditinggali orang-orang, di mana mereka saling berkomunikasi di ruang virtual".

Zuckerberg memiliki visi bahwa metaverse adalah kelanjutan dari internet mobile yang menggabungkan virtual reality (VR) dan augmented reality (AR).

Baca juga: Daftar Organisasi Berbahaya Versi Facebook Bocor, Ada Nama dari Indonesia

"Bukan hanya melihat konten, Anda berada di dalamnya. Anda merasakan kehadiran orang-orang di berbagai tempat dan melakukan hal-hal yang tak bisa diwujudkan lewat aplikasi 2D atau situs web, seperti misalnya berdansa," ujar Zuckerberg beberapa waktu lalu.

Pendek kata, dalam metaverse, pengguna memakai teknologi seperti headset VR Oculus untuk meeting, berjalan-jalan, dan belanja di ruang virtual.

Facebook agaknya serius dengan ide metaverse ini, seperti terlihat dari komitmennya merekrut 10.000 karyawan di Eropa dalam kurun waktu 5 tahun untuk membangun visinya tersebut.

Lalu, apa nama baru Facebook? Calon brand masa depan jejaring sosial itu konon masih dijaga rapat-rapat dan belum diketahui orang di luar Facebook. Bahkan, disebutkan pula bahwa sebagian pimpinannya juga tidak tahu.

Baca juga: Facebook Perkenalkan Horizon Workrooms, Aplikasi Kantor Virtual Berbasis VR

Ada kemungkinan nama baru ini berkaitan dengan Horizon, yakni aplikasi Facebook versi VR yang telah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir, tetapi belum dirilis.

Nama aplikasi tersebut belakangan diubah menjadi Horizon World setelah Facebook mendemonstrasikan Horizon Workrooms, salah satu turunannya yang ditujukan untuk mendukung kolaborasi virtual di lingkungan kerja.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Internet
Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Internet
Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com