Soal Kurir Gelapkan MacBook Rp 67 Juta, Ini Tanggapan Gojek

Kompas.com - 25/11/2021, 13:56 WIB
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulfan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (24/11/2021). KOMPAS.com/ Tria SutrisnaDirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulfan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (24/11/2021).

KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menangkap kurir ojek online (ojol) yang menggelapkan satu unit laptop MacBook seharga Rp 67 juta.

Dua tersangka berinisial RF dan HS itu berpura-pura menjadi kurir ojol, memanfaatkan akun ojek online yang bukan miliknya.

Kasus ini berawal dari laporan seorang korban yang memesan satu unit laptop MacBook Pro 16 inci tahun 2021 melalui Tokopedia dan memilih sistem pengiriman barang menggunakan jasa antar barang ojol.

Namun, barang pesanan tidak kunjung sampai meskipun status pengiriman barang di Tokopedia telah selesai. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua tersangka memiliki peran yang berbeda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, RF berperan memalsukan identitas akun dalam aplikasi ojek online. Tersangka menggunakan topeng wajah untuk mengelabuhi sistem verifikasi wajah untuk mengaktifkan akun ojol yang bukan miliknya.

Baca juga: Penggelapan MacBook Rp 67 Juta oleh Kurir, Buntut Jual-Beli Akun Ojol

Sementara HS bertugas menjadi pengemudi yang mengambil dan mengantar baran dari toko online.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah mendapatkan orderan, khususnya yang mereka incar ini adalah barang elektronik seperti HP, laptop, dan lain-lain. Kemudian tidak diantarkan kepada orang yang berhak menerima, melainkan digelapkan," kata Zulpan.

Zulpan mengatakan, sudah ada 15 kejadian yang dilakukan. Setiap aksi tersebut, mereka menggunakan akun yang berbeda-beda.

"Ada 15 kejadian yang mereka lakukan. Jadi setiap kegiatan akunnya berbeda-beda, berapa akunnya? Dari 15 kejahatan ya 15 akun, selalu berganti-ganti," ujar Zulpan kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Kurir Gojek Mogok Narik, Keluhkan Bonus Rp 100.000 Jadi Rp 37.000

Menurut Zulpan, akun ojol didapatkan dari para mitra pengemudi yang sudah tidak lagi mengaspal. Satu akun dijual dengan harga Rp 800.000.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.