Kompas.com - 25/11/2021, 16:08 WIB
ilustrasi Metaverse Digital Trendsilustrasi Metaverse

KOMPAS.com - Sama halnya seperti di dunia nyata, aset tanah juga bisa dibeli dan dimiliki di dunia virtual. Seperti yang dilakukan oleh perusahaan investasi asal Kanada bernama Token.com, baru-baru ini.

Perusahaan tersebut mengumumkan baru saja membeli sebidang tanah berukuran 116 petak tanah di pusat kawasan mode (Fashion Street) di Decentraland, dunia virtual berbasis jaringan Ethereum.

Dalam keterangan tertulisnya, Token.com mengumumkan, tanah digital itu dibeli seharga 618.000 MANA (mata uang digital di Decentraland) atau setara dengan Rp 42,6 miliar, melalui anak perusahannya yang bernama Metaverse Group.

Setiap bidang tanah digital yang dibeli setara dengan 52,5 kaki persegi (4,8 meter persegi). Jadi bila ditotal, tanah digital yang dibeli Metaverse Group baru-baru ini luasnya mencapai 565,7 meter persegi.

Baca juga: Facebook Ingin Kembangkan Metaverse, Apa Itu?

Untuk gelar acara fashion

Menurut pihak Decentraland, pembelian tanah digital yang dilakukan merupakan akuisisi terbesar tanah digital di Centraland yang pernah tercatat hingga saat ini.

Nantinya, tanah digital yang dibeli bakal dimanfaatkan untuk menggelar peragaan busana (fashion show) dan perdagangan dalam industri mode secara digital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Metaverse Group juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan beberapa merek fesyen yang ingin menjangkau audiens baru dan memperluas cakupan layanan perdagangan elektronik mereka di dunia virtual (metaverse).

Hingga saat ini, ada beberapa brand yang sudah masuk ke dunia metaverse, seperti brand mewah Louis Vuitton dan Burberry. Keduanya diketahui membuat game berbasis NFT untuk mempromosikan mereknya.

"Fashion menjadi area selanjutnya yang akan mengalami pertumbuhan besar di metaverse," kata Sam Hamilton, Head of Content di Decentraland Foundation.

Baca juga: Nike dan Dyson Mulai Masuk Dunia Virtual Metaverse

"Jadi sudah waktunya, Metaverse Group membuat komitmen yang sangat menentukan dengan pembelian tanah di pusat kawasan mode Decentraland ini," lanjut Hamilton.

Menurut CEO Token.com Andrew Kiguel, tanah digital berukuran 116 petak di Decentraland itu akan melengkapi portofolio real estat metaverse yang sudah dimiliki perusahaan sebelumnya.

"Kami senang anak perusahaan kami (Meteverse Group) berhasil menyelesaikan transaksi real estat digital yang penting ini,” kata Andrew Kiguel.

Melalui Metaverse Group, Tokens.com disebut akan lebih mengembangkan Fashion Street dan membawa peluang baru bagi merek fashion untuk menampilkan merchandise digital baru, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Cnet, Kamis (25/11/2021).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.