Muat Konten Terlarang di Hasil Pencarian, Google Didenda Rp 1,38 Triliun

Kompas.com - 03/01/2022, 11:02 WIB
ilustrasi Google. Bloomberg/ Michael Nagleilustrasi Google.

KOMPAS.com - Google kembali terjerat masalah serius. Kali ini, raksasa teknologi itu dijatuhi denda sebesar 7,2 miliar Rubel (sekitar Rp 1,38 triliun) oleh pengadilan Rusia.

Denda tersebut merupakan bentuk hukuman kepada Google yang dinilai telah gagal menghapus sebanyak 2.600 konten di hasil pencarian, yang termasuk dalam kategori ilegal di Rusia.

Beberapa contoh konten ilegal yang dimaksud antara lain seperti propaganda narkoba, gay, serta posting yang bersifat ekstremis atau mengandung unsur terorisme, termasuk topik yang menyinggung pemimpin dari pihak oposisi, yakni Alexei Navalny.

Sepanjang tahun 2021, pemerintah Rusia telah mengenakan denda kepada perusahaan teknologi yang enggan membatasi konten yang dilarang untuk disiarkan.

Baca juga: Tak Pakai Server Lokal, Google Didenda Rp 600 Juta di Rusia

Namun di antara daftar perusahaan teknologi yang telah dikenakan denda, Google menjadi yang pertama menerima penalti berdasarkan pendapatan tahunan perusahaan.

Sebagai informasi, besaran denda yang dikenakan pemerintah Rusia setara dengan 8 persen pendapatan Google di negara tersebut.

Menanggapi denda yang dilayangkan kepada perusahaan, juru bicara Google menyebut akan meninjau dokumen pengadilan sebelum memutuskan langkah yang akan diambil selanjutnya.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Engadget, Senin (3/1/2022), Google memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mengajukan banding ke pengadilan Rusia.

Di sisi lain, seorang pejabat Rusia mengancam akan melakukan tindakan kurang menyenangkan apabila Google mencoba untuk tidak menghapus konten terlarang yang sudah ditetapkan.

Selain Google, pengadilan Rusia juga mendenda Instagram dengan besaran mencapai 2 miliar Rubel (sekitar Rp 384 miliar).

Perusahaan yang berada di bawah payung Meta tersebut diduga telah gagal menghapus sekitar 2.000 konten terlarang.

Baca juga: Italia Denda Apple dan Google Rp 160 Miliar

Ini bukanlah denda pertama yang diterima oleh Google. Sebelumnya, Google juga telah didenda dua kali oleh pengawas persaingan usaha Prancis.

Adapun denda pertama dikenakan pada Juni lalu sebagai hukuman karena Google dinilai telah menyalahi regulasi persaingan usaha yang berkaitan dengan iklan online di Eropa.

Sementara denda kedua kembali dijatuhkan pada Juli lalu karena Google dianggap gagal mematuhi perintah sementara dari regulator Prancis.

Masing-masing besaran denda yang dikenakan adalah sebesar 500 juta euro (Rp 8,59 triliun) dan Rp 3,8 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Engadget
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
Netflix PHK 150 Karyawan setelah Jumlah Pelanggan Menurun

Netflix PHK 150 Karyawan setelah Jumlah Pelanggan Menurun

e-Business
Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru, Update per 22 April 2022

Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru, Update per 22 April 2022

e-Business
Jadwal Main Timnas PUBG Mobile Indonesia di SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Jadwal Main Timnas PUBG Mobile Indonesia di SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Internet
Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2022?

Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2022?

e-Business
Pengertian Jaringan Komputer, Lengkap dengan Jenis dan Perbedaanya

Pengertian Jaringan Komputer, Lengkap dengan Jenis dan Perbedaanya

Hardware
Disney+ Siapkan Paket Langganan Lebih Murah dengan Selipan Iklan 4 Menit?

Disney+ Siapkan Paket Langganan Lebih Murah dengan Selipan Iklan 4 Menit?

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.