Kompas.com - 09/02/2022, 07:08 WIB

KOMPAS.com - Mesin pencarian raksasa Google kembali menghadapi gugatan hukum. Kali ini, Google digugat oleh PriceRunner karena dianggap "pilih kasih" yang membuat konsumen membeli barang dengan harga yang lebih maha.

PriceRunner, situs web perbandingan harga yang berbasis di Swedia, membawa gugatan tersebut ke pengadilan Eropa dan menuntut Google membayar ganti rugi minimal 2,1 miliar Euro atau setara Rp 34,5 triliun.

Musababnya, Google dituduh melakukan praktik monopoli dan melanggar undang-undang persaingan terkait pencarian produk karena memanipulasi algoritma pencarian produk.

Alhasil, tindakan tersebut membuat rekomendasi produk atau perbandingan harga dari layanan belanja milik Google, Google Shopping selalu berada di posisi teratas.

Menurut PriceRunner, praktik yang dilakukan Google ini merugikan perusahaan lain yang menyediakan layanan serupa, dalam kasus ini PriceRunner.

"Kami menuntut kompensasi atas kerugian yang disebabkan Google selama bertahun-tahun," kata CEO PriceRunner Mikael Lindahl dalam sebuah pernyataan.

Layanan Google Shopping sendiri memang memperlihatkan hasil pencarian berupa foto produk yang dicari pengguna berikut nama-nama toko yang menyediakan/menjual produk tersebut.

Bila ada label 'sponsored' pada produk, artinya penjual membayar kepada Google agar produk mereka terpampang atau sengaja dimunculkan di urutan atas hasil pencarian.

Dalam pencarian di Google, produk dari layanan Google Shopping dianggap selalu berada di posisi atas, yang akhirnya mengakibatkan pengguna mungkin tidak akan melihat tautan produk lainnya, kecuali mereka melihat lebih ke bawah lagi.

Tangkapan layar hasil pencarian produk di Google, didominasi oleh produk yang beriklan di Google. Hasil rekomendasi produk juga menamilkan produk yang dijual melalui Google Shopping.TechCrunch/ Natasha Lomas Tangkapan layar hasil pencarian produk di Google, didominasi oleh produk yang beriklan di Google. Hasil rekomendasi produk juga menamilkan produk yang dijual melalui Google Shopping.
Konsumen membeli produk dengan harga yang lebih mahal

Selain perusahaan, PriceRunner juga menyebutkan bahwa praktik yang dilakukan Google ini juga mendatangkan kerugian bagi pelanggan yang mencari dan berniat membeli produk.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.