Kompas.com - 22/03/2022, 19:09 WIB

Hal tersebut didorong oleh ponsel flagship Samsung, seperti Galaxy S21 yang memang dipasarkan dengan chipset Exynos di sejumlah pasar.

Namun bila melihat segmen ponsel menengah ke bawah, pangsa pasar chipset Exynos Samsung tak sampai 10 persen.

Menurut Counterpoint, hal tersebut dikarenakan sebagai besar ponsel mid-range Samsung, seperti seri A, M, dan F tidak dilengkapi dengan chipset Exynos, alih-alih chipset Qualcomm, MediaTek, atau lainnya.

Baca juga: Samsung Galaxy S22 Versi Indonesia Pakai Snapdragon 8 Gen 1, Setelah 8 Tahun Dinanti

Pangsa pasar chipset HiSilicon dan Unisoc

Untuk chipset Huawei, HiSilicon dilaporkan memiliki 16 persen pangsa pasar di ponsel seharga 500 dollar AS ke atas pada tahun 2021. Angka itu menurun 30 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini terjadi karena Huawei masuk dalam daftar hitam "entity list" pemerintah Amerika Serikat. Daftar hitam itu kemudian melarang Huawei untuk berbisnis dengan perusahaan asal AS.

Alhasil, hal tersebut membuat HiSilicon - divisi semikonduktor Huawei - kesulitan memproduksi chipset Kirin. HiSilicon sampai saat ini memang masih mengandalkan pasokan hardware dan software dari beberapa perusahaan AS untuk memproduksi chipset.

Huawei sebenarnya sudah mulai menggunakan chipset bikinan Qualcomm yang notabene vendor chipset asal AS, namun chipset yang digunakan terbatas pada kemampuan 4G saja.

Terakhir, Unisoc dilaporkan mencetak pertumbuhan di tahun 2021. Pasalnya, Unisoc kini juga sudah berhasil mengamankan pangsa pasar di segmen mid-low.

Pada tahun 2020, chipset Unisoc dilaporkan hanya digunakan di ponsel Android di segmen bawah saja dengan harga 99 dollar As (atau setara Rp 1,4 juta), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina, Selasa (22/3/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.