Kompas.com - 29/10/2022, 13:00 WIB

KOMPAS.com - YouTube menjadi aplikasi yang bisa diakses dari berbagai perangkat pintar termasuk televisi (TV). Berdasarkan data perusahaan, lebih dari 25 juta orang Indonesia dilaporkan streaming YouTube dari TV atau disebut "Connected TV".

Jumlah itu dihimpun YouTube hanya selama tahun 2022 saja.

Lebih rinci, YouTube mengatakan bahwa 80 persen orang dewasa di kota-kota terbesar di Indonesia menonton YouTube melalui TV mereka di rumah. Mereka yang memakai smart TV juga memanfaatkan perangkatnya untuk streaming YouTube, dengan persentase 87 persen.

Praktik ini turut mengubah cara orang Indonesia mendefinisikan TV. Pasalnya, 74 persen responden berkata bahwa "YouTube adalah TV" ketika mereka menonton platform streaming itu dari TV.

Baca juga: Harga YouTube Premium Terbaru di Indonesia per November 2022

Adapun konten teratas yang paling banyak ditonton oleh pengguna YouTube di Indonesia dari TV, meliputi konten musik, hiburan, serta konten tentang kesehatan fisik dan mental.

Orang Indonesia nonton YouTube 26 jam per bulan

Berdasarkan data yang dirilis We Are Social, pada Februari 2022, pengguna YouTube di Indonesia mencapai 139 juta.

Angka ini mewakili separuh penduduk di Indonesia berdasarkan perhitungan pada periode yang sama. Pasalnya, jumlah penduduk Indonesia pada Januari 2022 tercatat sebanyak 277,7 juta.

Pengguna YouTube di Indonesia rata-rata menonton YouTube selama 26,4 jam per bulan, melalui aplikasi versi Android.

Adapun video yang paling lama ditonton meliputi video tim sepak bola Indonesia yang naik 400 persen dibanding tahun lalu, video renovasi (naik 70 persen YoY) serta video motivasi kebugaran wanita (naik 100 persen YoY).

Baca juga: Pemasukan YouTube dari Iklan Rp 109 Triliun, Turun 2 Persen

Sejak tahun lalu, YouTube juga menghadirkan fitur video pendek atau disebut Shorts. Menurut perusahaan, saluran yang yang mengupload video Shorts dan video berdurasi panjang mengalami peningkatan waktu tonton.

Pertumbuhan jumlah subscriber secara kanal yang mengunggah video pendek itu juga meningkat, dibandingkan dengan channel yang hanya mengupload video berdurasi panjang.

Saat ini, YouTube sudah eksis selama 10 tahun di Tanah Air. Perusahaan mengeklaim saat ini ada lebih dari 1.300 channel yang memiliki lebih dari satu juta subscriber di Indonesia, naik 30 persen dibanding tahun 2021.

Lebih dari 16.200 channel lainnya memiliki jumlah subscriber lebih dari 100.000, naik 35 persen sejak tahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.