Kompas.com - 07/11/2022, 09:31 WIB

KOMPAS.com - Setelah Twitter, Meta Platforms Inc. menjadi perusahaan selanjutnya yang disebut-sebut bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran dalam waktu dekat.

Perusahaan induk Facebook, Instagram, WhatsApp ini disebut bakal melakukan PHK massal mulai minggu ini. Pengumuman PHK yang diyakini berdampak pada ribuan "Metamates" (julukan karyawan Meta) itu disebut bakal dikeluarkan hari Rabu (9/11/2022) waktu Amerika Serikat.

Setidaknya begitulah menurut informasi dari sumber orang dalam, sebagaimana dilaporkan outle media The Wall Street Journal.

Baca juga: Pemasukan Meta Terjun Bebas gara-gara Metaverse

Baru-baru ini, Twitter setelah jatuh ke tangan Elon Musk, melakukan PHK massal. Menurut berita yang beredar, Twitter bakal mem-PHK sebanyak 50 persen karyawannya secara global. Bila dihitung, dari totoal 7.500 pekerja, ada sekitar 3.750 pegawai Twitter yang kena PHK.

Lantas, bagaimana dengan Meta? Tanpa menyebutkan angka, sumber orang dalam hanya mengatakan bahwa persentase PHK massal Meta lebih kecil dari Twitter. Sebagai gambaran, Meta dilaporkan memiliki 87.000 Metamates (sebutan karyawan) global per akhir September 2022.

Dari total itu, sebanyak 27.000 Metamates baru bergabung saat pandemi Covid-19 melanda, yakni pada 2020 dan 2021. Sementara 15.344 di antaranya baru direkrut Meta pada Januari hingga September 2022 ini.

Bila informasi pemangkasan pegawai massal ini akurat, maka ini bakal menjadi PHK karyawan Meta pertama yang terjadi dalam sejarah 18 tahun keberadaan perusahaan.

Terkait masalah PHK massal ini, seorang juru bicara Meta menolak berkomentar. Ia hanya merujuk pada pernyataan CEO Meta Mark Zuckerberg baru-baru ini, bahwa perusahaan akan "memfokuskan investasi pada sejumlah kecil area pertumbuhan prioritas tinggi".

Baca juga: Twitter Lakukan PHK Massal Global, Ribuan Karyawan Terdampak

Saat berbicara di acara pemaparan laporan keuangan perusahaan pada akhir Oktober lalu, Bos Meta itu mengatakan bahwa perusahaannya akan "agak lebih kecil" (dalam hal jumlah pegawai) pada akhir 2023.

Bakal kurangi biaya operasional

Sebelum kabar PHK massal merebak, pada Juni lalu, Meta memang berencana untuk membatasi perekrutan karyawan baru. Contohnya, Meta memangkas perekrutan engineer baru hingga sekitar 30 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.