Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Elon Musk Pecat Petinggi Twitter karena Berupaya Kendalikan Dialog Publik

Kompas.com - 07/12/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Elon Musk, CEO sekaligus pemilik Twitter saat ini, kembali memecat eksekutif perusahaan. Kali ini, Wakil Penasihat Umum Twitter, James Baker yang dipecat Elon Musk.

Keputusan itu diumumkan Musk melalui akun Twitternya dengan handle @elonmusk. Menurut Musk, alasan ia memecat James Baker adalah karena "kekhawatiran terkait kemungkinan Baker berperan dalam menekan informasi penting untuk dialog publik."

Dugaan itu awalnya dipublikasikan oleh Matt Taibbi, jurnalis buletin TK News yang menduga bahwa Baker memeriksa dulu dokumen sebelum diteruskan. Namun praktik pemeriksaan ini dilakukan tanpa sepengetahuan manajemen baru Twitter.

Musk kemudian meminta penjelasan Baker terkait alasan mengapa ia meninjau materi "File Twitter" sebelum diteruskan. Namun menurut Musk, penjelasan Baker tidak meyakinkan.

Baca juga: Elon Musk Disebut Pecat 20 Karyawan Twitter Setelah Dikritik di Grup Percakapan

File Twitter sendiri memuat mekanisme moderasi konten Twitter, termasuk soal dugaan penindasan yang melibatkan laptop Hunter Biden, anak Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Dokumen itu juga dibahas oleh Matt Taibbi dalam sebuah thread di akun Twitter pribadinya ber-handle @mtaibbi, setelah mendapat persetujuan dari Musk.

Dalam thread itu dijelaskan bahwa ketika kampanye Joe Biden pada tahun 2020, Twitter diminta untuk menghapus postingan yang menggambarkan foto dan video sensitif anak Biden karena melanggar kebijakan perusahaan. Twitter lantas setuju dan menghapusnya.

Menurut thread itu, Baker turut berperan dalam menghapus konten tersebut. Selain itu, Baker juga disebut berperan dalam penyebaran klaim palsu terkait hubungan Donald Trump dengan Rusia.

Karena beberapa poin ini lah Musk khawatir Baker melakukan praktik yang sama, sehingga Musk pun memutuskan memecat Baker.

Baca juga: Twitter Dibanjiri Ujaran Kebencian Sejak Ada Elon Musk

"Mengingat kekhawatiran terkait kemungkinan peran Baker dalam menyembunyikan informasi penting untuk dialog publik, dia dipecat dari Twitter hari ini," ujar Musk dikutip KompasTekno dari Twitter pribadinya.

Hobi pecat sejak pertama menjabat

Pemecatan di lingkup eksekutif Twitter bukan lagi cerita baru setelah Elon Musk membeli platform microblogging tersebut. Pasalnya, orang terkaya di dunia itu juga sudah memecat empat petinggi Twitter sejak hari pertama ia ngantor di kantor pusat Twitter pada Oktober lalu.

Keempat eksekutif Twitter yang dipecat Elon Musk pasca-akuisisi itu meliputi Chief Executive Officer (CEO) Parag Agrawal, Chief Financial Officer (CFO) Ned Segal, bos bagian hukum dan kebijakan Vijaya Gadde, penasihat umum Sean Edgett.

Menurut informasi orang dalam, setidaknya salah satu eksekutif yang dipecat oleh Elon Musk, sampai dikawal keluar gedung kantor pusat Twitter di San Francisco, AS, alias harus meninggalkan kantor Twitter saat itu juga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.