Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa itu QRIS dan Fungsinya bagi Pelaku Bisnis

Kompas.com - 04/02/2023, 03:00 WIB
Soffya Ranti

Penulis

KOMPAS.com - Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan sistem pembayaran yang saat ini mulai menjamur digunakan. Maraknya penggunaan QRIS tentu senada dengan semakin berkembangnya aplikasi dompet digital hingga mobile banking.

Melalui QRIS pengguna lebih praktis melakukan berbagai transaksi. Masyarakat juga lebih dimudahkan dengan pembayaran non-tunai bahkan tak jarang mendapatkan berbagai promo atau cashback. 

Bagi pelaku bisnis QRIS menjadi daya tarik tersendiri. Mereka yang menyediakan QRIS dalam sebuah bisnisnya memudahkan pelanggannya dapat memilih metode pembayaran yang diinginkan.

Beragam keuntungan QRIS membuat para pelaku usaha mulai menyediakan sistem pembayaran satu ini. Lantas apa definisi QRIS selengkapnya? berikut ringkasan penjelasannya.

Baca juga: Cara Membuat QRIS, Cocok untuk Pelaku UMKM

Apa itu QRIS

QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah sebuah sistem pembayaran. Kode QR menggabungkan beberapa jenis kode dalam Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

Kode QR yang ada dalam QRIS digunakan untuk standarisasi Bank Indonesia bagi seluruh perusahaan berbasis digital yang bergerak di bidang keuangan, seperti perusahaan fintech (financial technology).

Sederhananya, kode QR dapat dipahami sebagai sebuah kode matriks dua dimensi yang terdiri dari tiga pola persegi dan juga modul hitam. Pola-pola tersebut dapat bekerja dengan menyimpan data alfanumerik, karakter, atau simbol.

Dengan menggunakan QRIS, pelaku bisnis hanya memerlukan QR code untuk menerima semua pembayaran. Sementara konsumen hanya perlu memindai kode QR yang ada dan mengetik besar nominal yang harus diberikan.

Bertransaksi melalui QRIS, pelaku bisnis dan konsumen tidak perlu berurusan dengan tarif pembayaran dan uang kertas. Mereka hanya memerlukan telepon, kemudian melakukan transaksi secara digital, dan proses transaksi selesai.

Karena proses transaksi dilakukan secara digital, pelaku bisnis bisa mendapatkan laporan secara real-time terkait pemasukan mereka. Para konsumen juga akan mendapat riwayat transaksi sesuai dengan waktu mereka ketika melakukan proses pembayaran.

Meskipun QRIS memudahkan setiap proses transaksi antara pelaku bisnis dan konsumen, PJSP menetapkan batas kumulatif harian dan/atau bulanan atas transaksi QRIS yang dilakukan oleh masing-masing pengguna. Batas nominal untuk setiap transaksi QRIS maksimal Rp 2 juta. 

Baca juga: Cara Daftar QRIS GoPay untuk Pelaku UMKM

Fungsi QRIS

Bank Indonesia menyatakan bahwa QRIS berfungsi untuk menstandarkan berbagai kode QR dari PJSP, sehingga QRIS dapat mendukung aktivitas jual beli dengan cepat, mudah, dan aman baik pelaku bisnis maupun konsumen. 

Bagi pelaku bisnis, QRIS mendatangkan sejumlah kemudahan dan kemanfaatan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Meningkatkan penjualan

Penggunaan QRIS dapat membantu meningkatkan penjualan, karena dapat menerima pembayaran berbasis QR apapun. Pembayaran ini tentunya sangat ramah terhadap milenial, karena menggunakan sistem teknologi terkini.

Mengurangi biaya pengelolaan kas

Selain itu, penggunaan QRIS juga dapat mengurangi biaya pengelolaan kas. Mengingat setiap laporan keuangan secara otomatis akan masuk dan tercatat ke dalam sistem. Kemudian pelaku bisnis bisa dengan mudah mengunduh laporan tersebut tanpa terkecuali.

Halaman:


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com