WhatsApp Diblokir di China

Kompas.com - 19/07/2017, 07:25 WIB
Ilustrasi MashableIlustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Pemerintah China memperketat kendali terhadap akses internet warganya. Sasaran pengetatan akses kali adalah WhatsApp, yang merupakan salah satu produk utama Facebook.

Efeknya tak lantas membuat pengguna langsung tidak bisa memakai WhatsApp sama sekali, melainkan aksesnya jadi seolah tersumbat.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari The Verge, Rabu (19/7/2017), pengguna WhatsApp mendadak jadi kesulitan mengirim foto, video dan adakalanya teks.

Pada analis keamanan internet kemudian mengonfirmasi bahwa telah terjadi pemblokiran atau pengetatan akses oleh pemerintah China. Namun pemblokiran yang dimaksud hanya setengah saja, dalam arti tidak sampai menutup seluruh akses WhatsApp.

Baca: Telegram dan WhatsApp Sama-sama Pakai Enkripsi, Apa Bedanya?

Sekarang masih belum jelas ke mana peristiwa ini akan mengarah. Pengetatan akses seperti itu bisa jadi berujung pada pemblokiran WhatsApp sepenuhnya atau bisa juga dibuka setelah lewat beberapa waktu.

WhatsApp pun bukan satu-satunya layanan internet yang mengalami pengetatan akses dari pemerintah China. Sudah cukup banyak situs yang mengalaminya dan daftar blokir itu pun semakin panjang.

Beberapa di antara situs atau aplikasi lain yang mengalami pemblokiran adalah Facebook, Twitter, Instagram, Blogspot, Google Play hingga Line.

Pemblokiran penuh terhadap WhatsApp sendiri memang bakal menguntungkan bisnis lokal China. Negeri Tirai Bambu itu memiliki WeChat yang merupakan aplikasi pesan instan.

WeChat pun sekarang telah menjadi aplikasi pengiriman pesan yang sangat populer di China, bahkan popularitasnya melebihi WhatsApp.

Baca: Diperbarui, WhatsApp Bisa Kirim File Segala Format

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber The Verge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X