Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layanan "Dompet Digital" WhatsApp Dikabarkan Segera Hadir di Indonesia

Kompas.com - 20/08/2019, 15:38 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

Sumber Reuters

KOMPAS.com - Aplikasi layanan pesan instan WhatsApp dikabarkan berencana memboyong layanan pembayaran digital besutannya ke Indonesia.

Sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan, perusahaan instant messenger yang bernaung di bawah Facebook itu sedang melakukan pendekatan dengan beberapa perusahaan pembayaran digital di Tanah Air.

Jika benar, Indonesia akan menjadi negara kedua yang akan merasakan layanan "dompet digital" ini setelah lebih dulu diperkenalkan di India pada 2018 namun harus ditunda oleh pemerintah setempat karena masalah regulasi.

Baca juga: BI Luncurkan Standar QR Code Indonesia

Impelementasi layanan pembayaran digital WhatsApp di Indonesia pun disebutkan akan berbeda dibanding India, dikarenakan kesulitan memenuhi regulasi terkait lisensi dompet digital.

Alih-alih menawarkan pembayaran peer-to-peer secara langsung, WhatsApp akan menggandeng penyedia layanan dompet digital lokal di Indonesia, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters, Selasa (20/8/2019).

Beberapa penyedia dompet digital Indonesia yang kabarnya sedang didekati WhatsApp adalah GoPay milik GoJek, Dana, dan Ovo milik Lippo Group.

Kesepakatan antar-perusahaan itu diperkirakan akan rampung dalam waktu dekat, menurut sumber yang enggan diungkap namanya oleh Reuters tersebut.

Tidak hanya perusahaan swasta, WhatsApp juga disebut tengah mendekati salah satu perusahaan BUMN, yakni Bank Mandiri, untuk pengadaan layanan pembayaran digital.

Baca juga: WhatsApp Web Bakal Tak Perlu Terhubung ke Ponsel?

Kabar di atas sejalan dengan pernyataan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, yang mengatakan bahwa layanan pembayaran digital WhatsApp akan diperluas ke sejumlah negara.

Seorang juru bicara Facebook membenarkan bahwa WhatsApp memang sedang melakukan pembicaraan dengans sejumlah mitra keuangan potensial di Indonesia tentang layanan pembayaran.

"Namun pembicaraan ini masih dalam tahap awal dan kami tidak memiliki informasi lebih lanjut untuk dibagi," ungkap sang perwakilan Facebook.

Masih belum ada tanggapan dari GoJek, Dana, Ovo, maupun Bank Mandiri soal kemungkinan kerja sama dengan WhatsApp.

WhatsApp untuk kirim uang

WhatsApp Payment memiliki kemampuan mentransfer uang antar-pengguna. Fitur pembayaran “WhatsApp Payments” pertama kali diimplementasikan di India.

Mekanisme WhatsApp Payments menggunakan sistem Unified Payments Interface (UPI). Antarmuka pembayaran itu memfasilitasi transaksi lintas bank di India, beberapa di antaranya State Bank of India, ICICI Bank, HDFC Bank, dan Axis Bank.

Pemanfaatan WhatsApp Payments saat ini baru terbatas pada transaksi uang antar-pengguna, alias peer-to-peer. Pengguna belum bisa melakukan transaksi ke merchant pihak ketiga.

Lantas bagaimana cara bertransaksi dengan WhatsApp Payments? Pertama-tama, dua pihak pengguna yang hendak bertransaksi harus meng-install versi teranyar WhatsApp untuk iOS ataupun Android.

Untuk mengirim uang, pengguna cukup menekan ikon attachment yang juga diklik saat hendak mengirim kontak, media, lokasi, dll.

Baca juga: WhatsApp Bakal Bisa Dipakai untuk Kirim Uang?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Game
Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com