Google Dituding Menakut-nakuti Pengguna iPhone dengan Celah Keamanan

Kompas.com - 10/09/2019, 12:58 WIB
Ilustrasi logo Apple di depan Apple Store Beijing KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi logo Apple di depan Apple Store Beijing

KOMPAS.com - Belakangan, tim Google Project Zero yang dibentuk Google untuk berburu celah keamanan lintas software rajin mengungkap temuannya. Termasuk celah keamanan yang ada di iOS, software besutan Apple pesaing Android milik Google.

Bulan lalu misalnya, mereka menemukan ada 14 celah keamanan yang bisa dimanfaatkan peretas untuk mengambil informasi pribadi dari perangkat iPhone. Namun Apple rupanya tidak terima soal ini.

Apple menuding tim Google Project Zero berlebihan dalam mengungkap temuannya dan menakut-nakuti pengguna iPhone

Baca juga: Google Temukan Celah Keamanan yang Tersembunyi 2 Tahun di iPhone

"Postingan Google dikeluarkan enam bulan setelah penambal celah keamanan iOS dirilis. Ini menciptakan kesan yang salah tentang 'eksploitasi masal' untuk memantau aktivitas pribadi semua pengguna iOS secara real-time," sebut Apple.

"Hal tersebut memicu ketakutan di kalangan pengguna iPhone bahwa perangkat mereka tidak aman," lanjut perusahaan berlambang buah apel tergigit itu.

Apple mengaku ketika tim Google mengontak mereka untuk melaporkan celah keamanan, pihaknya tengah dalam proses memperbaiki masalah yang dimaksud.

Celah keamanan itu diklaim Apple telah diperbaiki dalam waktu 10 hari setelah Google memberi tahu mereka.

Proyek menjaga keamanan

Selama ini, perangkat Apple dikenal ketat ihwal keamanan sehingga isu kemanan perangkat menjadi hal sensitif bagi perusahaan. Salah satu upaya untuk menjaga sekuriti produknya adalah dengan membuka program berburu bug di iOS sejak tiga tahun lalu.

Apple menjanjikan hadian ratusan ribu dollar yang kini naik menjadi 1 juta dollar untuk peretas yang bisa menemukan celah keamanan di iOS.

Di sisi lain, Google mengklaim pihaknya tidak diskriminatif dalam mencari celah keamanan. Tidak hanya Apple, software lain seperti Microsoft dan Facebook pun pernah menjadi sasaran.

Baca juga: YouTube Kids Langgar Privasi Anak, Google Terpaksa Bayar Rp 2,8 Triliun

"Project Zero meurpakan riset teknis yang dirancang untuk memberikan pemahaman lebih tinggi tentang celah keamanan yang mengarah ke strategi pertahanan yang lebih baik," kata seorang juru bicara Google, dihimpun KompasTekno dari Tech Radar, Selasa (9/20/2019).

Mereka mengatakan akan melanjutkan proyek yang telah dikerjakan, baik dengan Apple maupun perusahaan teknologi lain.

Google beralasan tujuan projek ini adalah membantu menjaga orang-orang tetap aman saat sedang online, meski Google sendiri pernah dituding melanggar privasi pengguna.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber Tech Radar
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X