Telkomsel Tercepat dan Smartfren Terluas Versi OpenSignal

Kompas.com - 28/02/2020, 12:48 WIB
Ilustrasi jaringan data Shutterstock.comIlustrasi jaringan data

KOMPAS.com - Telkomsel dinobatkan sebagai operator seluler dengan kecepatan unduh ( download) dan unggah ( upload) paling ngebut di Indonesia.

Demikian disimpulkan dalam sebuah riset bertajuk "Laporan Pengalaman Jaringan Seluler Desember 2019" yang digadang perusahaan riset jaringan mobile Open Signal untuk wilayah Indonesia.

Berdasarkan riset tersebut, Telkomsel tercatat memiliki kecepatan download rata-rata 12 Mbps, lebih tinggi dibanding XL, Indosat, Tri (3), dan Smartfren dengan rata-rata kecepatan unduh masing-masing di angka 8,7 Mbps, 6,6 Mbps, 6,5 Mbps, dan 4,7 Mbps.

Baca juga: Telkomsel Terbaik dan Smartfren Tercepat versi nPerf

Kecepatan download operator seluler Indonesia 2019 berdasarkan OpenSignal.OpenSignal Kecepatan download operator seluler Indonesia 2019 berdasarkan OpenSignal.

Meski tertinggi, peningkatan kecepatan download Telkomsel selama enam bulan terakhir (23 persen) sejatinya masih kalah dengan pertumbuhan yang dicapai oleh Indosat dan Tri.

"Skor Indosat melompat hampir 37 persen, sedangkan kecepatan pengguna Tri melaju hingga lebih dari 26 persen," kata analis OpenSignal, Peter Boyland, seperti dikutip KompasTekno dari OpenSignal, Jumat (28/2/2020).

Sementara untuk rata-rata kecepatan upload, operator pelat merah itu masih unggul dengan 5,4 Mbps, diikuti oleh XL (4,5 Mbps), Tri (4,0 Mbps), Indosat (3,6 Mbps), dan Smartfren (1,4 Mbps).

Kecepatan upload operator seluler Indonesia 2019 berdasarkan OpenSignal.OpenSignal Kecepatan upload operator seluler Indonesia 2019 berdasarkan OpenSignal.

Meski tampak paling bontot di aspek rata-rata kecepatan download dan upload, Smartfren ternyata lebih unggul dalam ketersediaan 4G dibanding Tri, XL, Telkomsel, dan Indosat.

Adapun ketersediaan 4G Smartfren sudah mencapai 96,4 persen, di mana keempat operator seluler yang tadi disebutkan masing-masing memiliki ketersediaan 90,9 persen, 87 persen, 86,7 persen, dan 86,3 persen.

Ketersediaan 4G berdasarkan riset Open Signal.OpenSignal Ketersediaan 4G berdasarkan riset Open Signal.

Menurut pihak OpenSignal, hal ini disebabkan oleh Smartfren yang mematikan jaringan 3G mereka pada 2017 lalu, sehingga kini operator seluler anak perusahaan Sinar Mas Group itu hanya memiliki jaringan 4G saja.

Baca juga: Telkomsel Masih Jadi yang Terkencang, Smartfren Unggul di Ketersediaan 4G

Sebagai informasi, beragam data yang dipaparkan tadi telah dikumpulkan OpenSignal sejak 1 Agustus hingga 29 Oktober 2019.

Untuk menghitung pengalaman serta performa internet kelima operator seluler Tanah Air secara merata, OpenSignal menguji sekitar 1.854.821 perangkat yang tersebar di 24 kota besar di Indonesia.



Sumber OpenSignal
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X