Konsumen Bisa Minta Ganti Rugi ke Penjual Jika Ponsel yang Dibeli Ternyata BM

Kompas.com - 16/04/2020, 13:00 WIB

Aturan pembokiran ponsel black market melalui IMEI, akan mulai berlaku pada 18 April mendatang.

Baca juga: Rangkuman Regulasi Blokir Ponsel BM lewat IMEI

Dengan aturan ini, ponsel ilegal atau BM tidak akan lagi bisa digunakan. Namun aturan ini berlaku bagi ponsel ilegal yang dibeli dan aktif setelah tanggal 18 April 2020.

Sementera ponsel ilegal yang sudah aktif digunakan sebelum 18 April 2020, masih akan tetap berfungsi sebagaimana biasanya.

Regulasi Kemendag

Kemendag sendiri telah menyiapkan dua aturan terkait pemblokiran IMEI ponsel ilegal. Pertama, peraturan menteri nomor 78 tahun 2019 tentang petunjuk penggunaan layanan jaminan purna jual untuk produk elektronika dan telematika.

Aturan ini menjamin bahwa produsen atau importir harus sudah mendaftarkan dan memvalidasi nomor IMEI produk yang akan dijual ke konsumen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aturan kedua adalah Permendag No. 79 Tahun 2019 terkait dengan kewajiban pencatatan label berbahasa Indonesia pada barang.

Baca juga: Mulai 18 April, Masyarakat Diminta Cek IMEI Sebelum Beli Ponsel

"Jadi konsumen bisa mengecek IMEI itu melalui website perindustrian, petugas pengawas juga bisa mengecek apakah IMEI ini benar-benar sudah valid dan terintegrasi," jelasnya.

Ojak mengatakan apabila masih ditemukan pedagang yang melanggar aturan ini akan dikenakan sanksi.

Sanksi tersebut berupa surat perintah pelarangan perdagangan, dan apabila masih melanggar akan diancam pencabutan izin dagang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.