Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Reporter Tekno

Reporter desk Teknologi Kompas.com yang mendalami isu-isu seputar gadget dan kebijakan yang terkait dengan teknologi dan informasi.

kolom

Upacara 17 Agustus Virtual Pertama dan PR Besar Internet Indonesia

Kompas.com - 17/08/2020, 14:15 WIB
Ilustrasi Cakupan Daerah Proyek Palapa Ring RilisIlustrasi Cakupan Daerah Proyek Palapa Ring

Di Lampung, seorang siswa bernama Jonathan rela berjualan pempek demi membeli kuota internet setiap hari untuk belajar daring. Di tengah kesulitan-kesulitan itu memang banyak dermawan yang menggalang dana untuk menyumbangkan smartphone atau kuota internet atau WiFi gratis.

Namun tetap saja, masalah akses internet yang sulit dan masih banyaknya penduduk yang tidak memiliki perangkat yang memadai, menjadi PR (pekerjaan rumah) besar bagi pemerintah.

Tahun lalu, pemerintah meresmikan Palapa Ring, proyek backbone sistem telekomunikasi nasional yang sudah dicanangkan sejak tahun 2005 dan sempat terbengkalai bertahun-tahun.

Palapa Ring diproyeksikan menjadi tulang punggung sistem telekomunikasi nasional dengan membangun serat optik sepanjang 36.000 kilometer dari barat ke timur Indonesia.

Jaringan Palapa Ring mengintegrasikan jaringan yang sudah ada (existing network) dengan jaringan baru (new network) pada wilayah timur Indonesia (Palapa Ring Timur). Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kominfo juga berencana meluncurkan satelit baru bernama Satria.

Satelit ini bertujuan untuk meratakan akses internet di seluruh Indoensia, termasuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah perbatasan. Satelit Satria akan menjangkau 150.000 titik, mencakup Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku, Bali dan Nusa Tenggara, serta Jawa.

Rencananya, satelit Satria akan rampung pada tahun 2022 dan siap beroperasi pada tahun 2023. Tentu masih butuh perjuangan demi merealisasikannya, terlebih di situasi pandemi yang menggerogoti ekonomi global dan dalam negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, berpedoman dari salah satu kata-kata terkenal Soekarno, "tidak ada satu negara yang benar-benar hidup jika tidak ada seperti kuali yang mendidih dan terbakar, dan jika tidak ada benturan keyakinan di dalamnya".

Dirgahayu Republik Indonesia. Indonesia Maju.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.