Apakah Blokir Huawei Bakal Dicabut Setelah Trump Lengser?

Kompas.com - 08/11/2020, 19:43 WIB
Huawei Harmony OS digitaltrends.comHuawei Harmony OS

Dalam sebuah survei yang dipublikasikan Center for Strategic and International Studies (CSIS), 71 persen pemimpin di AS meyakini bahwa perusahaan China harus dilarang untuk berpartisipasi dalam pasar 5G di AS.

Lebih dari separuhnya, mengatakan bahwa Washington harus melarang semua ekspor China.

Penasihat senior bidang Bisnis China dan Ekonomi dari CSIS, Scott Kennedy, mengatakan bahwa Biden butuh membuat kebijakan yang memadukan antara kerja sama dan tekanan kepada Beijing.

Kennedy mengatakan, Biden bisa saja mengadopsi sedikit cara Trump. Seperti mengontrol ekspor dan pembatasan investasi. Kendati demikian, implementasinya bisa saja berbeda.

"Orang-orang perlu memahami bahwa kebijakan AS sangat terpengaruh oleh apa yang dilakukan pemerintah China. Jika China melanjutkan kebijakan yang mereka implementasikan sekarang,... dengan rencana 5-15 tahun ke depan (dalam bidang iptek), strategi itu akan menimbulkan respons negatif dari AS dan pihak lain," jelas Kennedy, dirangkum dari Nikkei Asia.

Baca juga: Hak Spesial Donald Trump di Twitter Bakal Dicabut jika Kalah Pemilu

Angin segar bisnis chip Huawei

Hampir senada dengan Kennedy dan Frank, Da Wei, Direktur CSIS Universitas Hubungan Internasional di Beijing juga mengatakan Biden kemungkinan tidak langsung melunak dengan China, terutama soal penggunaan teknologi inti.

Namun Biden bisa saja sedikit melonggarkan, misalnya saja dengan mempersempit kriteria pembatasan. Pada pemerintahan Trump, keamanan nasional dan kompetisi teknologi menjadi dua hal yang kerap digadang Trump untuk membatasi perusahaan asal China yang turut mempengaruhi negara sekutunya.

"Sebagai contoh, perusahaan seperti TikTok dan WeChat, pemblokiran bisa saja ditarik karena mereka tidak memiliki konflik yang tidak bisa didamaikan dengan AS," kata Wei.

Namun di sektor lain, seperti 5G, di mana Huawei berada di pusat persaingan AS-China, situasinya akan menjadi lebih rumit. Wei memperkirakan, kebijakan 5G Huawei yang diblokir AS akan sulit berubah, namun ada harapan untuk sektor penjualan chip ke Huawei.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X