Begini Tampilan Awal Google Maps yang Dirilis 16 Tahun Lalu

Kompas.com - 08/02/2021, 11:04 WIB
Tampilan Google Maps saat ini 9to5google.comTampilan Google Maps saat ini

Tampilan Google Maps yang sekarang juga terlihat lebih ringkas dan detail seperti di bawah ini.

Kini, Google Maps lebih banyak menampilkan pilihan rute transportasi seperti sepeda, pejalan kaki, dan transportasi umum seperti bus atau kereta.

Tak hanya itu, Google Maps juga memberikan pertimbangan perjalanan menggunakan transportasi ride-sharing semacam Gojek atau Grab, lengkap dengan estimasi waktu dan biaya perjalanan.

Detail rute di Google Maps juga lebih kaya dengan berbagai informasi, seperti ATM, tempat ibadah, rest area, restauran, dan sebagainya.

Hal itu lantaran Google Maps terintegrasi dengan Google Street View dan satelit, sehingga lebih memudahkan pengguna untuk menemukan lokasi.

Pada jalur persimpangan, suara navigasi pada Google Maps akan memberikan peringatan sebelum pengemudi harus belok. Google Maps juga memberikan fitur step by step yang akan memberi aba-aba jika pengguna harus berganti halte bus, atau jalur kereta.

Di daerah yang cenderung terpencil dari jangkauan jaringan internet, Google Maps masih bisa berfungsi meskipun dalam mode offline sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Blog Google, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Fitur Baru Google Maps Tampilkan Informasi Persebaran Pasien Covid-19

Di era new normal seperti saat ini, Google Maps juga mendatangkan sejumlah fitur baru untuk membuat penggunanya lebih waspada di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu fitur yang dimaksud yaitu Covid-19 Info. Ketika fitur Covid-19 Info ini diaktifkan, pengguna akan bisa melihat berapa jumlah kasus Covid-19 yang berada di sekitar mereka atau suatu wilayah langsung di dalam aplikasi.

Selain angka, fitur ini juga bisa menampilkan intensitas jumlah kasus Covid-19 di suatu wilayah, berikut tren peningkatannya dengan warna sebagai penanda.

Google mengklaim bahwa data angka kasus Covid-19 yang ditampilkan di peta ini, diambil dari berbagai sumber, seperti John Hopkins, The New York Times, Wikipedia, dan otoritas kesehatan setempat.

Sementara untuk mode pengemudi, nantinya pengguna akan memperoleh informasi terkait beberapa titik pos pemeriksaan (checkpoint) dan pembatasan perjalanan terkait Covid-19 di sepanjang rute pengguna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.