Vendor Ponsel Lain Bisa Pakai Teknologi Cas Baterai Cepat Oppo?

Kompas.com - 24/02/2021, 17:26 WIB
SuperVOOC berarus daya 65W besutan Oppo. GSM ArenaSuperVOOC berarus daya 65W besutan Oppo.

KOMPAS.com - Oppo baru saja mengumumkan "The Flash Initiative", suatu proyek yang bertujuan untuk melisensikan teknologi pengecasan cepat perusahaan, VOOC Flash Charging, ke industri yang bergerak di bidang selain smartphone.

Dalam proyek yang diumumkan di ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2021 ini, ada 3 perusahaan global yang digandeng Oppo, yakni produsen mobil FAW-Volkswagen, vendor aksesori elektronik Anker, dan pembuat chip NXP Semiconductor.

Ke depannya, Oppo berencana untuk membagikan teknologi VOOC Flash Charging ke sejumlah industri lainnya, termasuk para vendor smartphone. Sehingga, merek ponsel selain Oppo nantinya boleh jadi akan menggunakan teknologi eksklusif tersebut.

Baca juga: Teknologi Cas Baterai Cepat VOOC Oppo Kini Bisa Dipakai Vendor Lain

"Oppo bersedia untuk bekerja sama dengan seluruh mitra di berbagai industri untuk membangun ekosistem pengisian cepat berbasis VOOC Flash Charging," ujar Supervisor of IP Department Oppo, Rico Xie kepada KompasTekno dalam MWCS 2021 Media Pre-brief, Jumat (19/2/2021).

Xie tidak menyebut vendor smartphone apa saja yang ingin digandeng oleh perusahaan asal China tersebut, berikut kapan hal itu akan terwujud.

Yang jelas, rencana ini nantinya bakal sejalan dengan misi dari teknologi VOOC Flash Charging, yaitu menghadirkan teknologi pengecasan cepat yang bisa dinikmati oleh seluruh orang. 

"Hal ini merupakan satu-satunya cara untuk membuat teknologi pengisian cepat Oppo agar bisa dirasakan oleh seluruh konsumen di berbagai penjuru dunia," imbuh Xie.

Hadir di smartphone murah?

Masih seputar VOOC Flash Charging, Oppo juga menjelaskan bahwa ke depannya, mereka berencana untuk menyematkan teknologi semacam ini ke sejumlah smartphone Oppo yang menyasar segmen menengah ke bawah.

Baca juga: Wireless Air Charging Oppo Bisa Isi Baterai Ponsel Tanpa Harus Menempel

Sebelumnya, teknologi VOOC sendiri kerap ditemui di berbagai perangkat Oppo yang membidik pasar ponsel kelas menengah hingga atas. Sebut saja seperti Oppo Find X2 Pro dan Reno5 5G yang sudah mengadopsi teknologi SuperVOOC 2.0 (65W).

Hal ini berbeda dengan ponsel entry-level Oppo A15s yang kecepatan pengisiannya hanya mentok di daya 10W.

"Kami berkomitmen untuk menerapkan teknologi pengisian cepat ke semua ponsel yang kami miliki," ujar Strategic Product Manager Oppo, Su Song di acara yang sama.

"Dalam waktu dekat, kami harap kami dapat melengkapi berbagai ponsel kelas menengah ke bawah dengan teknologi tersebut," pungkas Song.

Song tidak membocorkan perangkat entry-level apa saja nantinya yang bakal mengusung teknologi VOOC, begitu juga timeline pelaksanaan rencana tersebut. Kita nantikan saja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X