Aturan IMEI Berlaku, Vendor Smartphone Mana yang Diuntungkan?

Kompas.com - 19/03/2021, 11:02 WIB

Banyak kendala

Pada awal penerapan aturan IMEI ada sejumlah kendala yang muncul. Bahkan, setelah pemerintah mengumumkan aturan berlaku mulai 18 April 2020, masih banyak ponsel ilegal yang tidak terblokir dan masih bisa digunakan dengan normal.

Hal itu lantaran mesin Central Equipment Identity Register (CEIR), belum siap digunakan saat itu. Mesin CEIR berisi nomor IMEI telepon seluler legal di Indonesia.

Mesin tersebut ada di sisi operator seluler, untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap ponsel ilegal. Pemerintah kemudian mengumumkan kembali bahwa aturan IMEI baru akan optimal pada 24 Agustus 2020.

Namun, pada Oktober 2020 setelah pemblokiran nomor IMEI mulai efektif, mesin CEIR kembali mengalami kendala yakni kapasitasnya hampir penuh. Hal itu membuat input data IMEI ke mesin CEIR tersendat.

Baca juga: Smartphone Murah Makin Mendominasi di Indonesia

Bahkan, beberapa pengguna ponsel resmi melaporkan perangkatnya tidak bisa menerima sinyal. Kendati demikian, menurut Risky, masalah penuhnya mesin CEIR tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pengiriman smartphone pada 2020.

Beberapa vendor smartphone memang sempat menunda peluncuran produk anyarnya karena kapasitas CEIR yang hampir penuh.

"Namun, tidak menghambat pertumbuhan (pengiriman smartphone) secara signifikan pada periode tersebut," pungkas Risky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.