LG Tutup Bisnis Ponsel, Bagaimana Nasib Smartphone yang Ada di Pasar?

Kompas.com - 05/04/2021, 14:20 WIB
Ilustrasi smartphone LG androidcentral.comIlustrasi smartphone LG

KOMPAS.com - Vendor smartphone asal Korea Selatan, LG Electronics, resmi mengumumkan akan menutup bisnis ponselnya. Bisnis ponsel LG akan berhenti beroperasi sepenuhnya pada 31 Juli 2021 mendatang.

Menurut LG dalam keterangan tertulisnya, penutupan ini disebabkan oleh kondisi persaingan bisnis ponsel pintar yang sangat ketat. Lantas bagaimana nasib ponsel-ponsel LG yang kadung beredar di pasar?

Dalam keterangan tertulis di laman resminya, LG mengatakan bahwa ponsel LG maupun aksesori lain yang sudah beredar di pasar, masih akan tetap tersedia meski bisnis smartphone-nya ditutup pada Juli nanti.

Artinya, ponsel yang saat ini ada di pasaran tidak akan ditarik dan tetap dijual bergantung pada jumlah persediaan.

Baca juga: LG Resmi Tutup Bisnis Ponselnya

Selain itu, LG pun menegaskan bahwa perusahaan masih akan melanjutkan dukungan layanan dan pembaruan perangkat lunak (software) untuk pengguna dengan jangka waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah.

"Perangkat maupun kelengkapan untuk ponsel LG saat ini masih tetap dijual di pasaran. Kami (LG) juga akan memberikan dukungan layanan serta update pembaruan perangkat lunak untuk pengguna kami dengan jangka waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah," kata LG dalam sebuah pernyataan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

LG juga mengatakan akan bekerja sama dengan para pemasok dan mitra bisnis selama proses penutupan bisnis ponsel tersebut.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters, Senin (5/4/2021), LG memutuskan untuk menutup bisnis ponselnya setelah merugi selama enam tahun berturut-turut. Total kerugiannya ditaksir mencapai 4,5 miliar Dollar AS atau sekitar Rp 65,3 triliun.

Menurut LG, penutupan ini juga disebabkan oleh kondisi persaingan bisnis ponsel pintar yang sangat ketat.

Dengan menutup bisnis ponselnya, LG akan fokus pada pengembangan unit bisnis lainnya seperti komponen kendaraan listrik, perangkat pintar, teknologi robotics, Artificial Intelligence (kecerdasan buatan, AI), serta platform lain di berbagai lini.

Baca juga: Harga Smartphone Naik dan Laptop Langka, Ini Biang Keladinya

Sebelumnya pada Januari lalu, LG sempat dikabarkan ingin menjual bisnis ponselnya ke salah satu perusahaan konglomerasi asal Vietnam, Vingroup Co.

Keputusan ini menjadikan LG sebagai salah satu perusahaan teknologi yang menyerah di bisnis smartphone.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X