Aplikasi Android Bakal Punya "Label Nutrisi" seperti Apple

Kompas.com - 10/05/2021, 12:04 WIB
Ilustrasi Google Play Store cnet.comIlustrasi Google Play Store

KOMPAS.com - Melalui pembaruan iOS 14 pada bulan September 2020 lalu, Apple turut menggulirkan label privasi bernama "nutrition labels" di setiap halaman aplikasi yang ada di App Store.

Fitur ini mengharuskan setiap aplikasi yang ada di toko Apple mengungkap data apa saja yang diambil dari pengguna, beserta tujuan penggunan data tersebut oleh aplikasi.

Langkah yang ditempuh Apple ini akhirnya akan diikuti juga oleh Google.

Sebagai pemilik sistem operasi Android, Google mengumumkan bahwa aplikasi yang terdaftar di toko aplikasi Play Store akan menampilkan keterangan soal informasi privasi mulai tahun depan.

Informasi privasi ini meliputi beberapa hal. Pertama soal data pengguna apa saja yang dikumpulkan oleh aplikasi, seperti lokasi, kontak, alamat e-mail, dan sebagainya. Lalu juga soal data pengguna apa saja yang dibagikan aplikasi dengan pihak ketiga.

Nantinya, Google akan membiarkan masing-masing pengembang aplikasi memberikan konteks terkait pengambilan dan penggunaan data pengguna tersebut.

Baca juga: Data 533 Juta Pengguna Facebook Bocor, Termasuk Indonesia

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, informasi privasi aplikasi ini akan memberikan detail tambahan yang berkaitan dengan privasi dan keamanan data pengguna.

Misalnya aplikasi harus mendeklarasikan apakah data pengguna telah dienkripsi dan apakah aplikasi telah memathui aturan Google, terutama yang berkaitan dengan pengguna anak-anak.

Aplikasi juga harus mengungkapkan apakah pengguna bisa meminta agar datanya tidak dibagikan atau bahkan dihapus atau tidak.

Baca juga: 5 Aplikasi Gratis untuk Belajar Bahasa Inggris

Google mengatakan, inisiatif penambahan informasi privasi pada setiap aplikasi yang terdaftar di Play Store ini, semata-mata bertujuan untuk membantu pengguna memahami privasi dan keamanan data miliknya.

Para pengembang aplikasi dapat mulai mendeklarasikan informasi privasi aplikasinya mulai kuartal terakhir 2021 ini. Dengan begitu, pada awal tahun 2022, informasi privasi sudah bisa mulai ditampilkan di halaman aplikasi yang ada di Play Store.

Dan kuartal kedua 2022 merupakan tenggat waktu bagi setiap aplikasi baru maupun yang sudah ada di Play Store, untuk mendeklarasikan informasi privasi aplikasinya. Bila tidak memenuhinya, aplikasi akan diblokir, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Senin (10/5/2021).

Google sendiri belum mengumbar kapan pastinya kebijakan penyertaan informasi privasi ini akan berlaku secara efektif. Namun pada kuartal kedua 2021 ini, Google mengatakan akan memberikan informasi lebih lanjut soal kebijakan baru ini. Kita tunggu saja.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X