Operator Seluler Indonesia Disarankan Hapus Jaringan 2G dan 3G

Kompas.com - 09/06/2021, 20:19 WIB
Ilustrasi 5G SHUTTERSTOCKIlustrasi 5G
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com -Operator seluler di Indonesia sudah mulai menggelar jaringan 5G. Layanan 4G pun sudah hadir sejak akhir 2014. Namun, sebagian pelanggan hingga kini masih menggunakan jaringan 3G dan 2G yang lebih lawas.

Perusahaan analsis mobile OpenSignal baru-baru ini menyarankan agar operator Indonesia segera menghapus jaringan 2G dan 3G yang masih ada.

Tujuannya supaya frekuensi radio yang dipakai oleh dua jaringan lawas itu bisa digunakan untuk mendukung 4G, dan pada gilirannya mempermulus transisi ke 5G.

Sebab, menurut OpenSignal dalam laporannya yang berjudul "Cara Meningkatkan Pengalaman Seluler di Indonesia: Percepat Pemutusan 3G", jaringan 2G dan 3G menempati pita frekuensi 900 MHz, 1.800 MHz, dan 2.100 GHz yang juga digunakan untuk menggelar jaringan 4G.

Baca juga: Perjalanan 5G di Indonesia, dari Uji Coba, Lelang Frekuensi, hingga Komersil

"Apabila pita frekuensi tersebut dapat digunakan untuk layanan 4G, pengalaman seluler di Indonesia akan meningkat, karena jaringan 4G dan 5G lebih efisien dalam menggunakan kapasitas spektrum dibandingkan dengan teknologi lama 2G dan 3G," tulis OpenSignal.

Berdasarkan riset OpenSignal, banyak pengguna di Indonesia tidak menggunakan layanan 4G bukan karena perangkatnya tak mendukung atau belum tercakup sinyal 4G, melainkan karena tidak berlangganan layanan data (4G) atau mematikan opsi jaringan 4G di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut OpenSignal, operator Indonesia dapat terbantu dengan melakukan migrasi dari 3G ke 4G, dan memperbarui pita spektrum 2G/ 3G ke layanan 4G.

"Hal itu akan membantu mempercepat penyebaran jaringan 4G dan 5G yang dapat menjembatani kesenjangan digital di Indonesia, serta meningkatan pengalaman pengguna secara keseluruhan," imbuh OpenSignal.

Sebagian operator sudah matikan jaringan lawas

Operator-operator di Indonesia sendiri sebenarnya sudah menghapus teknologi jaringan lawas sejak beberapa waktu yang lalu. Contoh paling kentara mungkin Smartfren yang sepenuhnya mematikan jaringan 3G berbasis CDMA untuk beralih total ke 4G.

Selain itu, jaringan 2G juga secara bertahap dimatikan oleh beberapa operator seluler sejak beberapa tahun belakangan.

Baca juga: Orang Indonesia Mulai Banyak Cari Ponsel 5G Murah di Google

Halaman:


Sumber OpenSignal
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.