Resmi Meluncur, Honor 50 Kembali Pakai Layanan dan Aplikasi Google

Kompas.com - 17/06/2021, 15:01 WIB
Ilustrasi Honor 50 Series. HonorIlustrasi Honor 50 Series.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Tak kuat dengan tekanan AS yang memasukkannya ke dalam daftar hitam entity list sehingga tak bisa memakai layanan Google, Huawei tahun lalu akhirnya melepas sub-brand Honor ke konsorsium Shenzhen Zhixin New Information.

Menariknya, meski Google Mobile Services (GMS) sempat absen dari produknya akibat imbas blacklist Huawei, Honor kini bakal kembali menggunakan paket layanan dan aplikasi Google tersebut.

Baca juga: Pendiri Huawei Ungkap Alasan Jual Bisnis Ponsel Honor

GMS dipastikan akan hadir di versi global ponsel Honor 50 yang baru saja meluncur di China pekan ini. Dalam sebuah pernyataan, Honor mengatakan sudah bisa memakai aneka layanan dan aplikasi Google secara preinstalled di ponsel seperti sebelumnya.

"Konsumen akan bisa merasakan pengalaman memakai smartphone dan tablet Honor yang dilengkapi GMS," sebut Honor, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (17/6/2021).

Honor 50 sendiri baru bisa dipesan di China pada 25 Juni mendatang. Jadwal ketersediaannya di pasaran global, berikut informasi harganya, masih belum diungkap.

Ilustrasi Honor 50 Series.Honor Ilustrasi Honor 50 Series.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seri Honor 50 terdiri dari dua model, yakni Honor 50 dan Honor 50 Pro. Fitur paling menonjol dari keduanya adalah empat kamera belakang yang disusun dalam dua modul berbentuk lingkaran.

Keempat kamera itu mencakup kamera utama 100 MP, kamera ultra wide 8 MP, kamera macro 2 MP, dan kamera depth sensor 2 MP. Kamera depan Honor 50 beresolusi 32 MP, sementara Honor 50 Pro memiliki dua kamera selfie dengan resolusi 32 MP dan 12 MP ultra wide.

Kedua ponsel ditenagai SoC Snapdragon 778G. Honor 50 memiliki layar 6,57 inci 120 Hz serta baterai 4.300 mAh dengan fast charging 66 watt. Sedangkan, Honor 50 Pro dibekali layar 6,72 inci 120 Hz serta baterai 4.000 mAh dengan fast charging 100 watt. 

Baca juga: Huawei Resmikan HarmonyOS, Sistem Operasi Alternatif Android

Akan halnya Huawei, mantan perusahaan induk Honor itu hingga sekarang masih belum bisa menggunakan sistem operasi Android besutan Google, berikut GMS, di perangkat-perangkat gadget besutannya.

Sebagai gantinya, Huawei kini mengedepankan sistem operasi HarmonyOS serta ekosistem layanan dan aplikasi buatan sendiri.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X