Awas, Ada Malware yang Menghapus Isi Harddisk WD My Book Live

Kompas.com - 28/06/2021, 16:11 WIB

KOMPAS.com - Pekan lalu, bermunculan keluhan dari sebagian pemilik harddisk eksternal atau Network Attached Storage (NAS) Western Digital My Book Live yang mengatakan bahwa seluruh data di perangkatnya mendadak terhapus.

Menanggapi hal tersebut, pihak Western Digital mengatakan bahwa sejumlah perangkat My Book Live dan My Book Live Duo telah disusupi malware alias program jahat dari internet yang berujung pada factory reset, sehingga menghapus data dari perangkat.

My Book Live tersambung ke internet lewat ethernet agar data di dalamnya bisa diakses dari perangkat apapun dan dari manapun secara wireless, tapi berpotensi membuka celah keamanan. Terlebih, My Book Live terakhir mendapat pembaruan firmware pada 2015.

Baca juga: Pengguna Harddisk WD My Book Live di Seluruh Dunia Tiba-tiba Kehilangan Semua Data

Menurut Western Digital dalam pernyataannya, program jahat yang menginfeksi perangkat WD My Book Live dan My Book Live Duo berjenis trojan dengan nama “.nttpd,1-ppc-be-t1-z”. 

"(Trojan) Ini adalah file biner ELF Linux untuk arsitektur PowerPC yang digunakan di My Book Live dan Live Duo. Sample trojan telah diperoleh untuk analisis lebih lanjut dan telah diunggah ke VirusTotal," sebut Western Digital.

Masih menurut Western Digital, perangkat-perangkat yang terdampak diakses oleh aktor penjahat siber lewat konteksi langsung atau port forwarding, bukan melalui layanan cloud Western Digital.

Kemungkinan para aktor mencari perangkat korban lewat port scanning. Mereka kemudian memicu factory reset dengan mengeksploitasi celah keamanan remote command execution.

"Log file yang kami periksa meunjukkan bahwa perangkat diakses dari berbagai alamat IP di negara-negara berbeda. Ini menunjukkan bahwa perangkat terdampak telah diakses secara langsung dari internet," lanjut Western Digital di pernyataan terpisah.

Baca juga: “Harddisk” Eksternal WD My Passport Ultra Dirilis di Indonesia, Harganya?

Dihimpun KompasTekno dari Engadget, Senin (28/6/2021), sebagai langkah pencegahan,  Western Digital menganjurkan pemilik My Book Live dan My Book Live Duo untuk memutus sambungan internet di perangkatnya.

Celah keamanan di atas tidak berlaku untuk perangkat My Cloud OS 5 dan My Cloud Home yang lebih baru. Namun, pemilik perangkat My Cloud OS 3 dianjurkan upgrade ke OS 5 agar mendapat pembaruan-pembaruan keamanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ENGADGET


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Muncul di Play Store, Game Mirip Free Fire (FF) Sigma Battle Royale Kini Hilang, Ada Apa?

Sempat Muncul di Play Store, Game Mirip Free Fire (FF) Sigma Battle Royale Kini Hilang, Ada Apa?

Software
Android Go Vivo Y02 Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Juta

Android Go Vivo Y02 Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Juta

Gadget
Satelit SS-1 Buatan Indonesia Diboyong ke ISS dengan Roket Elon Musk

Satelit SS-1 Buatan Indonesia Diboyong ke ISS dengan Roket Elon Musk

Hardware
iQoo 11 Rilis di Indonesia 8 Desember, Ini Bocoran Spesifikasinya

iQoo 11 Rilis di Indonesia 8 Desember, Ini Bocoran Spesifikasinya

Gadget
Viral di TikTok Filter Suara Perempuan “Wulan”, Begini Cara Menggunakannya

Viral di TikTok Filter Suara Perempuan “Wulan”, Begini Cara Menggunakannya

Internet
Duduk Perkara iPhone Ex-inter Kena Blokir, Cuma Bisa Pakai Smartfren atau 'Unlock IMEI'

Duduk Perkara iPhone Ex-inter Kena Blokir, Cuma Bisa Pakai Smartfren atau "Unlock IMEI"

Gadget
Kerusuhan di Pabrik iPhone Bikin Saham Apple Rontok

Kerusuhan di Pabrik iPhone Bikin Saham Apple Rontok

e-Business
Viral Foto Avatar Lensa AI di Instagram, Begini Cara Gratis Bikinnya

Viral Foto Avatar Lensa AI di Instagram, Begini Cara Gratis Bikinnya

Software
Pendiri Perusahaan Kripto Amber Group Ditemukan Meninggal Saat Tidur

Pendiri Perusahaan Kripto Amber Group Ditemukan Meninggal Saat Tidur

e-Business
Layar HP Mendadak Jadi Ungu, Apa Penyebabnya?

Layar HP Mendadak Jadi Ungu, Apa Penyebabnya?

Gadget
Data Pengguna Facebook Bocor, Meta Didenda Rp 4,3 Triliun

Data Pengguna Facebook Bocor, Meta Didenda Rp 4,3 Triliun

e-Business
Cristiano Ronaldo Pakai HP Rp 20 Jutaan di Mobil Khusus untuk Google Maps?

Cristiano Ronaldo Pakai HP Rp 20 Jutaan di Mobil Khusus untuk Google Maps?

Gadget
Cerita Pengguna iPhone 'Ex-Inter' Keluhkan Hilang Sinyal, Ditawari Pakai Smartfren atau Unblock IMEI

Cerita Pengguna iPhone "Ex-Inter" Keluhkan Hilang Sinyal, Ditawari Pakai Smartfren atau Unblock IMEI

Gadget
[POPULER TEKNO] Perseteruan Elon Musk Vs Apple | Penyebab Layar Ponsel Bewarna Ungu | Menanti Tablet Oppo Pad Air di Indonesia

[POPULER TEKNO] Perseteruan Elon Musk Vs Apple | Penyebab Layar Ponsel Bewarna Ungu | Menanti Tablet Oppo Pad Air di Indonesia

Internet
Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.