Kompas.com - 02/11/2021, 14:45 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan pendiri Amazon Jeff Bezos di ruang sekretariat Indonesia di COP26, Glasgow, Skotlandia pada Senin (1/11/2021) waktu setempat. Instagram/smindrawatiMenteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan pendiri Amazon Jeff Bezos di ruang sekretariat Indonesia di COP26, Glasgow, Skotlandia pada Senin (1/11/2021) waktu setempat.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Sri Mulyani bertemu dengan pendiri sekaligus Executive Chairman Amazon, Jeff Bezos.

Pertemuan ini berlangsung di sela-sela acara Conference of the Parties (COP) ke-26 di Glasgow, Skotlandia, yang membahas tentang perubahan iklim.

Momen ini pun diunggah melalui akun Instagram resmi Sri Mulyani (@smindrawati).

Dalam caption, Sri Mulyani menjelaskan secara singkat apa yang ia bicarakan bersama Bezos yang berlangsung di ruang sekretariat Indonesia pada gelaran COP26 tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati)

"Mewakili Presiden - menerima @jeffbezos Executive Chairman Amazon, membahas mengenai arah invetasi di Indonesia di bidang renewable Energy dan manufaktur solar," kata Sri Mulyani melalui akun Instagram @smindrawati.

Baca juga: Apple Klaim 100 Persen Pakai Energi Terbarukan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sri Mulyani, Indonesia memiliki berbagai potensi sumber daya terbarukan. Hal ini dinilai bakal memiliki peranan penting untuk mengurangi emisi karbon dan efek rumah kaca, sehingga bencana perubahan iklim dapat dihindari.

Meski demikian, menurut Sri Mulyani, komitmen untuk membuat lingkungan menjadi bersih itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri.

"Peranan swasta dalam negeri dan global sangat penting dalam keberhasilan upaya tersebut," imbuh Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah akan terus memperhatikan kelestarian lingkungan dan dampak perubahan iklim, seiring dengan penyusunan pembangunan ekonomi dan perbaikan kesejahtaraan rakyat di Tanah Air.

Kendati demikian, ia tidak mengumbar apa yang dikatakan Bezos di pertemuan tersebut.

Namun, terkait perubahan iklim, Bezos membangun Bezos Earth Fund senilai 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 142 triliun) untuk memerangi perubahan kondisi alam tersebut.

Baca juga: Jeff Bezos Resmi Tinggalkan Jabatan CEO Amazon

Dalam ajang COP26, Bezos Earth Fund bergabung dengan sejumlah organisasi non-profit lainnya, seperti Ikea dan Rockefeller, dan berkomitmen untuk menyediakan energi baru terbarukan di wilayah Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

"Komitmen kami hari ini mendukung tiga pilar yang harus dijalankan, yaitu kita harus melestarikan apa yang kita punya, memulihkan apa yang sudah hilang, dan mengembangkan apa yang kita butuhkan secara harmoni dengan alam," kata Bezos, sebagaimana dikutip KompasTekno dari FinancialTimes, Selasa (2/11/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.