Sarung Tangan Canggih Mark Zuckerberg Bisa "Sentuh" Objek Virtual

Kompas.com - 17/11/2021, 12:05 WIB
Sarung tangan haptic yang dikembangkan Meta masih harus ditopang dengan penambat. Meta Reality Labs via The VergeSarung tangan haptic yang dikembangkan Meta masih harus ditopang dengan penambat.

EMG adalah sistem yang membaca sinyal saraf di lengan manusia dan menerjemahkannya menjadi input digital. Ambisi ini dibuktikan dengan akuisisi perusahaan gelang EMG, CTRL-Labs di tahun 2019.

Baca juga: Facebook Perkenalkan Horizon Workrooms, Aplikasi Kantor Virtual Berbasis VR

Masih banyak tantangan

Beberapa hal masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim Lab Reality Meta. Salah satunya adalah tim ingin meningkatkan kepadatan aktuator dari puluhan ke ratusan atau bahkan ribuan aktuator dalam beberapa tahun mendatang.

Kepadatan aktuator akan berpengaruh pada pengalaman sensasi sentuhan. Saat ini, sarung tangan canggih ini bisa memberikan sensasi kontur obyek, tapi belum mampu membedakan permukaan dengan baik. Sensasi itu masih didorong oleh sugesti audio dan visual.

Sebagai gambaran, pengguna mungkin bisa membelai seekor hewan virtual, tapi tidak bisa merasakan tekstur bulunya dengan baik.

"Anda butuh aktuasi kepadatan yang tinggi untuk bisa mendapatkan sensasinya dan sarung tangan ini belum bisa melakukannya," jelas teknisi Realoty Labs, Katherine Healy.

Persoalan lain adalah ukuran. Healy mengatakan, sarung tangan haptic ini harus cukup ringan ketika dipakai sehingga pengguna bisa merasa "normal" ketika berinteraksi dengan obyek virtual.

Ia juga menginginkan agar sarung tangan ini bisa lebih mudah dibawa alias nirkabel, tidak seperti saat ini yang masih harus ditopang oleh sebuah penambat. Selain itu, sarung tangan ini juga harus pas dengan kulit penggunanya.

Baca juga: Facebook Bikin Perangkat VR Berbentuk Kacamata

Pertanyaan lain yang masih belum terjawab adalah bagaimana cara membersihkan sarung tangan haptic yang dipenuhi banyak sensor itu.

Sejauh ini, sarung tangan dibersihkan dengan usapan alkohol. Namun, Healy menyebut timnya ingin agar sarung tangan itu mudah dicuci.

"Kami akan senang jika bisa membuat sarung tangan yang bisa dicuci. Bagaimana caranya? Entahlah, kami belum tahu. Tapi, hal itu adalah bagian dari visi kami," jelas Healy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.