Menkominfo Pastikan Sinyal 5G di Indonesia Tidak Ganggu Penerbangan

Kompas.com - 19/01/2022, 17:00 WIB
Penulis Lely Maulida
|

KOMPAS.com - Industri penerbangan di Amerika Serikat (AS) beberapa waktu terakhir mengkhawatirkan sinyal 5G yang dianggap dapat mengganggu penerbangan.

Kekhawatiran tersebut membuat otoritas penerbangan Amerika Serikat (AS), Federal Aviation Administrator (FAA) merilis ratusan NOTAM (Notice to Airmen) menjelang peluncuran layanan 5G komersil di AS.

Termasuk larangan penggunaan sistem pendaratan otomatis (autoland) dan manuver penerbangan otomatis yang menggunakan radar radio-altimeter, di 100 bandara di seluruh AS.

Baca juga: Sinyal 5G Dikhawatirkan Bisa Mengganggu Radar Pesawat

Indonesia juga sejatinya sudah menggelar jaringan 5G secara komersil sejak 2021 lalu.

Berkaca dari hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa jaringan 5G yang digelar di Indonesia tidak akan mengganggu aktivitas penerbangan di Tanah Air.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, mengatakan bahwa Indonesia tidak akan menggunakan pita frekuensi yang digunakan oleh AS dalam menggelar jaringan 5G, yaitu 3,7 GHz.

"Di konteks Indonesia, tidak ada rencana untuk menggunakan pita frekuensi 3,7 GHz dalam rangka implementasi 5G. Kominfo tetap akan menggunakan pita frekuensi 3,7 GHz sampai 4,2 GHz untuk keperluan komunikasi satelit, bukan untuk 5G," kata Johnny dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu (19/1/2022).

AS sendiri berencana menggelar jaringan 5G yang menggunakan frekuensi C-Band, yakni frekuensi yang beroperasi di antara 4 GHZ hingga 8 GHz, lebih tepatnya di AS, 5G C-Band akan digelar di frekuensi 3,7 GHz - 3,98 GHz.

Baca juga: AS Larang Penggunaan Autoland di 100 Bandara akibat Sinyal 5G

Sebagai informasi, di pesawat, ada radio altimeter yang berfungsi mengukur ketinggian pesawat dari daratan. Alat inilah yang disebut bisa terganggu oleh sinyal 5G C-Band yang akan digunakan oleh AS.

Pasalnya, radio altimeter bekerja di pita frekuensi 4,2-4,4 GHz, yang bersinggungan dengan pita frekuensi 5G C-Band.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.