Kompas.com - 04/03/2022, 11:30 WIB

KOMPAS.com - Setelah invasi Rusia dilancarkan, pemerintah Ukraina meminta Rusia untuk diputus dari internet dunia. Namun, permintaan tersebut resmi ditolak.

Awalnya, permintaan tersebut diajukan oleh Andrii Nabok, perwakilan Ukraina di ICANN, dan Mykhailo Fedorov, Wakil Perdana Menteri di Kementerian Transformasi Digital Ukraina kepada The Internet Corporation for Assigned Named and Numbers (ICANN).

ICANN sendiri adalah badan regulator internet dunia, yang salah satu tugasnya adalah mengatur Top Level Domain (TLD) atau nama domain top level dari situs internet di seluruh dunia, termasuk Rusia.

Baca juga: Daftar Situs Domain XYZ yang Perlu Diwaspadai Selain Swagbuckssn

3 Domain Rusia diminta dicabut

Pada Senin (28/2/2022), Nabok dan Fedorov mengirim surat kepada ICANN yang berisi permintaan untuk mencabut tiga TLD Rusia, yaitu:

  • .ru = untuk website individu dan bisnis Rusia, serta perusahaan internasional memiliki konsumen Rusia.
  • .?? = untuk website Federasi Rusia
  • .su = untuk website institusi dan perusahaan Soviet yang beroperasi di Uni Soviet (Soviet Union/SU). Meski SU sudah dibubarkan, TLD .su masih digunakan.

Dalam surat tersebut, pemerintah Ukraina mengatakan bahwa Rusia menggunakan situs web-nya sebagai mesin propaganda, yakni untuk "menyebarkan disinformasi, ujaran kebencian, mempromosikan kekerasan, serta menyembunyikan kebenaran mengenai perang di Ukraina".

Di sisi lain, akses internet di Ukraina terganggu selama invasi terjadi. Musababnya, layanan internet di Ukraina dilaporkan tumbang di beberapa wilayah akibat serangan militer Rusia tersebut.

Bila permintaan dikabulkan, webiste dengan tiga top level domain yang biasa digunakan di Rusia itu bakal hilang dari internet sehingga tidak bisa diakses lagi oleh pengguna internet dunia.

Baca juga: Rekor Baru Kecepatan Internet Dunia Tercipta, Tembus 44 Tbps

Nabok berpendapat bahwa tindakan itu dapat menjadi cara lain bagi dunia untuk memberikan sanksi kepada Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa pencabutan domain Rusia dapat membantu pengguna internet mengakses "informasi yang dapat diandalkan di zona domain alternatif, mencegah propaganda dan disinformasi."

Tak hanya TLD, pemerintah Ukraina juga meminta sertifikat protokol keamanan Secure Socket Layer (SSL) dari tiga TLD Rusia itu untuk ikut dicabut.

Halaman:
Sumber CNN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.