Nasib Warga RI, Dulu "Dipaksa" Setor Nomor HP dan NIK, Kini Datanya Bocor dan Dijual Online

Kompas.com - Diperbarui 03/09/2022, 10:31 WIB

Bila data sekitar 1,3 miliar nomor HP dan NIK yang dijual di forum itu valid, maka ini menjadi kenyataan yang ironis. Pasalnya, alih-alih memberantas SMS scam, data tersebut malah bisa menjadi "amunisi" bagi penjahat untuk melancarkan SMS atau telepon spam/scam.

Tak hanya itu, data miliaran nomor HP dan NIK yang diduga bocor milik pengguna seluler Indonesia itu juga bisa dijadukan senjata profiling.

Baca juga: Data 1,3 Miliar Nomor HP Indonesia Diduga Bocor, Ada NIK dan Nama Operator

Praktisi keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengatakan, data tersebut dapat disalahgunakan untuk mengeksploitasi pengguna. Data tersebut juga bisa digunakan untuk profiling pengguna seluler.

"Ini kalau yang bocor big data, rentan digunakan untuk profiling pengguna seluler di Indonesia. Dan peta pengguna seluler di seluruh Indonesia yang bisa digunakan sebagai dasar pemetaan kependudukan lainnya," kata Alfons.

"Data demografi itu penting untuk pemetaan kependudukan dan dari pemetaan kependudukan banyak manfaat yang bisa diambil. Sebagai gambaran bisa dipakai untuk mengetahui penyebaran BTS. Siapa market leader di daerah tertentu (dengan menggolongkan berdasarkan NIK)," pungkas Alfons.

Baca juga: Media Asing Soroti Isu Kebocoran Data Pelanggan PLN dan IndiHome di Indonesia

Kominfo dan operator seluler kompak membantah

Pihak-pihak Ring 1 alias utama dalam kasus ini macam Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta operator seluler Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XL Axiata, kompak membantah terkait dugaan kebocoran data sekitar 1,3 miliar nomor HP dan NIK pengguna kartu SIM prabayar di Indonesia.

Kominfo membantah pihaknya telah kebobolan. Menurut Kominfo, data diunggah dan dijual di forum "Breach Forums" itu bukan berasal dari Kementerian Kominfo, sebagaimana diwartakan sebelumnya di artikel ini.

Operator pelat merah Telkomsel juga mengatakan bahwa data pelanggan yang berasal dari situs Breached Forums tersebut bukan berasal dari sistem yang dikelola Telkomsel. Tanggapan Telkomsel bisa dibaca selengkapnya di artikel "Telkomsel: Data Kartu SIM yang Bocor Bukan dari Sistem Internal".

Sementara Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengatakan bahwa pihaknya memiliki fasilitas penyimpanan data pelanggan perusahaan sendiri. Perusahaan juga memastikan bahwa keamanan data pelanggannya aman. Dengan kata lain, data yang diunggah di Breached Forums diklaim bukan bersumber dari penyimpanan milik IOH.

Terakhir, XL Axiata menyatakan pihaknya menerapkan standar ISO 27001, yaitu standar keamanan internasional untuk menjaga keamanan data pelanggannya. Tanggapan IOH dan XL Axiata juga dapat dibaca di artikel "Kebocoran 1,3 Miliar SIM Card, Indosat dan XL Pastikan Data Pelanggan Aman".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
Apa Itu Zenly, Aplikasi yang Mau Ditutup Saat Tengah Naik Daun?

Apa Itu Zenly, Aplikasi yang Mau Ditutup Saat Tengah Naik Daun?

Software
Link dan Cara Membuat Twitter Wrapped untuk Rangkum Twit yang Pernah Diunggah

Link dan Cara Membuat Twitter Wrapped untuk Rangkum Twit yang Pernah Diunggah

Internet
Terakhir Hari Ini, Berikut Link dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

Terakhir Hari Ini, Berikut Link dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

e-Business
Elon Musk Pecat Petinggi Twitter karena Berupaya Kendalikan Dialog Publik

Elon Musk Pecat Petinggi Twitter karena Berupaya Kendalikan Dialog Publik

e-Business
10 Video Terpopuler di YouTube Indonesia Sepanjang 2022

10 Video Terpopuler di YouTube Indonesia Sepanjang 2022

Internet
Kunci Rahasia Android Bocor, HP Samsung Rentan Disusupi Malware

Kunci Rahasia Android Bocor, HP Samsung Rentan Disusupi Malware

Software
Seperti Smartphone, Bola Piala Dunia Qatar Harus Dicas Sebelum Dipakai

Seperti Smartphone, Bola Piala Dunia Qatar Harus Dicas Sebelum Dipakai

Gadget
[POPULER TEKNO] Misteri Kematian 3 Bos Kripto | Penampakan Ponsel Lipat Oppo Find N2 Flip | Adu Spesifikasi Xiaomi 12T Vs Xiaomi 11T

[POPULER TEKNO] Misteri Kematian 3 Bos Kripto | Penampakan Ponsel Lipat Oppo Find N2 Flip | Adu Spesifikasi Xiaomi 12T Vs Xiaomi 11T

Internet
Link Download Twibbon Hari Penerbangan Sipil Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Link Download Twibbon Hari Penerbangan Sipil Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Internet
Cara Mengatur Format Teks di Microsoft Word

Cara Mengatur Format Teks di Microsoft Word

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.