Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Beli iPhone yang Aman dari Hilang Sinyal atau “No Service” akibat IMEI Terblokir

Kompas.com - 29/11/2022, 12:15 WIB

KOMPAS.com - Di pasaran saat ini, cukup banyak dijumpai iPhone dijual dengan berbagai macam kondisi seperti “iPhone Ex-Inter”, “iPhone Ex-iBox”, dan sebagainya. Dari kondisi itu, beberapa di antaranya ada yang rentan mengalami pemblokiran IMEI.

Untuk diketahui, IMEI atau International Mobile Equipment Identity sendiri adalah nomor identitas perangkat yang terdiri dari 15 digit angka. IMEI biasa dipakai oleh operator seluler untuk mengidentifikasi perangkat yang tersambung ke jaringannya.

Baca juga: iPhone Tidak Resmi dengan IMEI Bodong Banyak Dijual di Yogyakarta

Tiap ponsel, tak terkecuali iPhone, selalu memiliki IMEI. Lalu, apa penyebab IMEI iPhone diblokir? Penyebab IMEI iPhone diblokir adalah iPhone diedarkan di Indonesia dengan cara yang tidak resmi atau ilegal (BM).

iPhone BM dari luar negeri yang masuk ke Indonesia tidak melakukan pembayaran pajak dan pendaftaran IMEI ke database Kementerian Perindustrian (Kemenperin) atau Direktorat Jenderal Bea Cukai (Bea Cukai).

Berdasar Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2020, bila perangkat telekomunikasi, termasuk iPhone, IMEI-nya tidak terdaftar di database pemerintah maka bakal dimasukkan ke daftar hitam.

Saat IMEI iPhone diblokir atau dimasukkan ke daftar hitam, iPhone tersebut tidak akan bisa mengakses jaringan seluler dari semua kartu operator. Alhasil, iPhone tiba-tiba bisa muncul tulisan “tidak ada layanan” atau “no service” di bar sinyal meski telah dipasang kartu seluler.

Masalah ini akan merepotkan pengguna yang terlanjur beli iPhone ilegal. Pasalnya, bila IMEI terblokir dan masalah iPhone tidak ada layanan terjadi, iPhone tersebut tidak bakal dapat dipakai buat mengakses SMS, internet, atau telepon dari jaringan seluler.

Mengingat masih banyak iPhone tidak resmi dengan IMEI yang rentan diblokir beredar di pasaran, sebelum membeli hendaknya pengguna perlu senantiasa memastikan status legalitas barang.

Status itu perlu dipastikan agar terhindar dari masalah iPhone tidak layanan atau “no service” lantaran IMEI terblokir. Lalu, apa saja yang harus dicek saat beli iPhone agar terhindar dari masalah tersebut? Simak tipsnya di bawah ini.

Tips membeli iPhone yang aman dari pemblokiran IMEI

1. Pastikan iPhone berasal dari distributor resmi

Di Indonesia, terdapat dua distributor resmi iPhone yang cukup besar, yakni iBox dan Digimap. Kedua distributor itu mengedarkan iPhone di Indonesia secara legal. Artinya, mereka telah membayar pajak dan mendaftarkan IMEI iPhone ke database pemerintah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.