Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aplikasi Socialspy WhatsApp Bisa Sadap WhatsApp Orang Lain, Benarkah?

Kompas.com - Diperbarui 19/02/2024, 09:32 WIB
Soffya Ranti

Penulis

KOMPAS.com - Cara menyadap WhatsApp pasangan atau pengguna lain kerap dicari pengguna untuk berbagai alasan tertentu. Meskipun penyadapan akun WA tentu dinilai tidak baik karena melanggar privasi orang lain.

Saat mencari langkah-langkah menyadap akun WhatsApp, umumnya sebagian pengguna akan mencari berbagai aplikasi penyadap yang dinilai ampuh mengintip percakapan orang lain.

Sebenarnya jika pengguna menelusuri berbagai situs di peramban maupun toko aplikasi, terdapat beberapa software yang “dinilai” dapat menyadap percapakan orang lain.

Salah satu yang sering dijumpai adalah aplikasi Socialspy WhatsApp yang disebut-sebut bisa menyadap chat WhatsApp pengguna lain. Situs ini dapat diakses dengan mudah lewat laman socialspy.info.

Nantinya pengguna akan menjumpai tampilan berupa pop up untuk memasukkan target nomor WA yang ingin diintip.

Namun apakah Socialspy Whatsapp benar-benar berfungsi dapat menyadap percakapan chat orang lain? Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut ini KompasTekno menguraikan penjelasannya.

Baca juga: Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Apa itu aplikasi Socialspy WA?

KompasTekno mencoba menelusuri aplikasi SocialSpy Kamis, (15/02/2024).  Saat menelusurinya, hasil pencarian justru mengarah pada sebuah tools yang disebut-sebut bisa mengecek dan mengintip riwayat percakapan pengguna WA yang ditargetkan.

Saat mengklik situsnya, akan muncul laman yang menampilkan logo WhatsApp dan tiga langkah dalam menyadap WhatsApp pengguna lain.

Tiga langkah-langkah tersebut merupakan paparan menyadap WhatsApp yang dimulai dengan memasukkan nomor ponsel targer, melakukan verifikasi, dan selanjutnya pengguna bisa mengakses riwayar chatting akun WA yang dituju.

Risiko scam

Socialspy WhatsAppSocialspy WhatsApp Socialspy WhatsApp

Saat memasuki proses verifikasi, nyantanya hanya pengalihan belaka. Menurut pengamat keamanan siber dari vaksin.com, Alfons Tanuja yang dikutip KompasTekno, Selasa (17/5/202), aplikasi ini merupakan penipuan/scam.

Aplikasi scam sendiri merupakan aplikasi yang menyamar dan mengaku sebagai aplikasi lain, namun justru fungsi utamanya tidak sesuai dengan deksripnya. SocialSpy justru akan menipu calon korban dengan mengarahkan korban ke situs iklan berkedok verifikasi.

Saat mengakses, korban akan dikelabuhi dengan layar animasi seakan-akan dalam proses menyadap nomor WhatsApp tersebut.

Pada percobaan KompasTekno, saat salah satu pilihan survey diklik, nantinya pengguna justru akan diarahkan pada situs iklan tertentu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa situs Socialspy WhatsApp tidak memiliki fungsi menyadap riwayat chat WA.

SocialSpy WhatsApp hanya situs iklan yang mengarahkan pengunjung untuk mengklik salah satu menu sehingga memberikan keuntungan untuk pembuat aplikasi Socialspy.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com